RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annum L.) TERHADAP PEMANFAATAN DAUN GAMAL (Gliricidia cepium) SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR (POC)

Penulis

  • Asri Fernida Tasip Program Studi Biologi FMIPA Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Abdonia W. Finmeta Program Studi Biologi FMIPA Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Nardi Matias Leo Program Studi Biologi FMIPA Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Nur Aini Bunyani Program Studi Biologi FMIPA Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Kata Kunci:

Capsicum Annuum L, Pupuk Organik Cair, Daun Gliricidia Sepium.

Abstrak

Cabai merah (Capsicum annuum L.) merupakan tanaman hortikultura yang termasuk famili terung-terungan (Solanaceae). Cabai merah juga merupakan tanaman yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.) terhadap pemanfaatan daun gamal (Gliricidia sepium) sebagai pupuk organik cair (POC) dan perannya dalam meningkatkan pertumbuhan. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang pada bulan Oktober sampai Desember 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair daun gamal berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman cabai merah. Perlakuan terbaik diperoleh pada P3 (300 ml/L air) dengan rata-rata tinggi tanaman sebesar 18,8 cm, sedangkan perlakuan kontrol/tanpa POC (P0) hanya mencapai 14,6 cm. Pemberian POC daun gamal juga meningkatkan jumlah daun dan diameter batang dibandingkan perlakuan kontrol. Tanaman yang diberi POC daun gamal menunjukkan pertumbuhan vegetatif yang lebih baik, ditandai dengan daun lebih hijau, batang lebih kokoh, dan pertumbuhan lebih cepat dibandingkan tanaman tanpa perlakuan. Faktor lingkungan selama penelitian seperti suhu, kelembaban udara, intensitas cahaya, serta pH substrat berada pada kisaran optimal untuk pertumbuhan cabai merah sehingga mendukung pertumbuhan tanaman secara maksimal.

Red chili (Capsicum annuum L.) is a horticultural crop belonging to the nightshade family (Solanaceae). It is also a plant of high economic value in Indonesia. This study aimed to determine the growth response of red chili plants (Capsicum annuum L.) to the use of Gliricidia sepium leaves as liquid organic fertilizer (LOF) and to assess its role in enhancing growth. The research was conducted in Fatukoa Village, Maulafa District, Kupang City, from October to December 2025. A Randomized Complete Block Design (RCBD) was employed, comprising four treatments and five replications, resulting in 20 experimental units. The results indicated that the application of Gliricidia sepium leaf liquid organic fertilizer significantly influenced the growth of red chili plants. The best performance was observed in treatment P3 (300 ml/L of water), which yielded an average plant height of 18.8 cm, whereas the control treatment (P0, without LOF) reached only 14.6 cm. The application of *Gliricidia sepium* leaf LOF also increased the number of leaves and stem diameter compared to the control. Plants treated with the fertilizer exhibited superior vegetative growth—characterized by greener leaves, sturdier stems, and faster growth rates—compared to untreated plants. Environmental factors during the study—such as temperature, air humidity, light intensity, and substrate pH remained within the optimal ranges for red chili cultivation, thereby supporting maximal plant growth.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30