HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN PERAWAT DENGAN KEPATUHAN STANDART OPERASIONAL PROSEDUR CUCI TANGAN DI RUMAH SAKIT RIZANI PAITON PROBOLINGGO
Kata Kunci:
Kepatuhan Cuci Tangan, Pengetahuan, PendidikanAbstrak
Pendahuluan: Hand hygine atau cuci tangan menjadi salah satu cara pencegahan infeksi atau yang sekarang disebut Hals (Healthcare Associated Infection). Cuci tangan adalah pencegahan dan pengendalian infeksi yang merupakan hal yang mendasar untuk mencapai system pelayanan Kesehatan yang aman dan efektif. Praktek cuci tangan oleh perawat direkomendasikan adalah mencuci tangan 6 langkah dan lima moment di Rumah Sakit Rizani Paiton Probolinggo. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui adanya hubungan Tingkat pengetahuan dan Tingkat Pendidikan perawat dengan kepatuhan Standart Operasional Prosedur cuci tangan di Rumah Sakit Rizani Paiton Probolinggo. Metode Penelitian: Menggunakan pendekatan Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 124 perawat Rumah Sakit Rizani, tehnik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 124 perawat. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner dan lembar observasi yang terdiri dari 30 pertanyaan. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian ini menggunakan Uji chi-square pada Tingkat Pengetahuan diperoleh nilai ρ value 0,00, dan pada Tingkat pendidikan diperoleh nilai ρ value 0,00. Kesimpulan: Pengetahuan dan Pendidikan, serta kepatuhan cuci tangan di Rumah Sakit Rizani didapatkan nilai yang baik sehingga adanya hubungan yang signifikan tingkat pengetahuan dan tingkat pendidikan perawat dengan kepatuhan standar operasional prosedur cuci tangan.
Introduction: Hand hygiene or washing hands is one way to prevent infection or what is now called Hals (Healthcare Associated Infection). Hand washing is the prevention and control of infection which is fundamental to achieving a safe and effective health service system. The practice of hand washing recommended by nurses is washing hands in 6 steps and five moments at Rizani Paiton Hospital, Probolinggo. Research Objective: To determine the relationship between the level of knowledge and education level of nurses with compliance with Standard Operational Procedures for hand washing at Rizani Paiton Hospital, Probolinggo. Research Method: Using a Cross-Sectional approach. The population in this study was 124 nurses at Rizani Hospital, the sampling technique used was purposive sampling with a sample size of 124 nurses. This research instrument uses a questionnaire and observation sheet consisting of 30 questions. Results: Based on the results of this study, using the chi-square test at Knowledge Level, a ρ value was 0.00, and at education level a ρ value was 0.00. Conclusion: Knowledge and education, as well as hand washing compliance at Rizani Hospital, obtained good scores so that there is a significant relationship between the level of knowledge and education level of nurses and compliance with operational standard hand washing procedures.




