ANALISIS KUANTITATIF ETNOGRAFI DIGITAL TENTANG ADAPTASI TEKNOLOGI DAN PERUBAHAN IDENTITAS SOSIAL PETANI MUDA DI TAWANGMANGU

Penulis

  • Dimas Rangga Salwana Hakim Universitas Sebelas Maret
  • Salwa Wardhatul Ghaisa Universitas Sebelas Maret
  • Ismi Nur Azizah Universitas Sebelas Maret
  • Vitra Raffael Aqila Universitas Sebelas Maret
  • Muhammad Yasril Amri Universitas Sebelas Maret
  • Dwina Isnaini Fajrin Universitas Sebelas Maret
  • Suryo Ediyono Universitas Sebelas Maret

Kata Kunci:

Petani Muda, Etnografi Digital, Identitas Sosial, Adaptasi Teknologi, Tawangmangu

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menelaah bagaimana petani muda di Tawangmangu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi serta bagaimana hal tersebut memengaruhi pembentukan identitas sosial mereka. Kajian ini memanfaatkan pendekatan etnografi digital yang dipadukan dengan analisis kuantitatif. Perubahan dalam teknologi digital memberi pengaruh besar terhadap pola interaksi, cara memperoleh informasi, dan proses pembentukan identitas petani muda di ranah daring. Sumber data penelitian berasal dari berbagai publikasi nasional dan internasional yang membahas etnografi digital, sektor pertanian, serta pembangunan wilayah pedesaan. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kuantitatif melalui analisis isi untuk mengidentifikasi tren, tema yang menonjol, serta pola pemanfaatan teknologi dan konstruksi identitas sosial. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa media sosial dan platform digital berfungsi sebagai sarana penting untuk memperluas jaringan, mendorong inovasi dalam praktik pertanian, dan membangun bentuk identitas baru yang lebih inklusif dan kolaboratif di kalangan petani muda. Hasil ini berkontribusi pada pengembangan metodologi etnografi digital berbasis kuantitatif dan memberi masukan praktis bagi perumusan kebijakan pemberdayaan petani muda dalam konteks digital.

This study aims to examine how young farmers in Tawangmangu adapt to technological developments and how this affects the formation of their social identity. This study utilizes a digital ethnographic approach combined with quantitative analysis. Changes in digital technology have a major influence on interaction patterns, ways of obtaining information, and the process of identity formation among young farmers in the online realm. The research data sources come from various national and international publications discussing digital ethnography, the agricultural sector, and rural development. Data processing was carried out descriptively and quantitatively through content analysis to identify trends, prominent themes, and patterns of technology utilization and social identity construction. The research findings show that social media and digital platforms serve as important means to expand networks, encourage innovation in agricultural practices, and build new forms of identity that are more inclusive and collaborative among young farmers. These results contribute to the development of quantitative-based digital ethnography methodology and provide practical input for the formulation of policies to empower young farmers in the digital context.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30