ILMU MUNĀSABAH SEBAGAI PENDEKATAN TEMATIK DALAM KAJIAN AL-QUR’AN: TELAAH ATAS KETERPADUAN TEMA SURAH MAKKIYAH DAN MADANIYAH

Penulis

  • Nasrullah Habar Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Achmad Abubakar Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Sitti Aisyah Chalik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Kata Kunci:

Munāsabah, Al-Qur’an, Tafsir Tematik, Makkiyah, Madaniyah, Keterpaduan Tema

Abstrak

Kajian tematik dalam studi Al-Qur’an telah banyak dibahas, namun pembahasan tentang peran ilmu munāsabah sebagai pendekatan untuk menelusuri keterpaduan tema antara surah Makkiyah dan Madaniyah masih terbatas. Padahal, Al-Qur’an memuat sejumlah ayat yang saling berkaitan baik secara makna maupun struktur, sebagaimana ditegaskan dalam QS. Hūd [11]:1 bahwa ayat-ayatnya tersusun dengan sistematis dan teratur. Artikel ini bertujuan menyoroti fungsi ilmu munāsabah sebagai pendekatan tematik untuk menjelaskan kesinambungan pesan serta transformasi tema dari periode Makkiyah ke Madaniyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan tafsir linguistik dan kontekstual, dengan metode kualitatif berbasis studi pustaka terhadap karya ulama klasik seperti al-Zarkasyi dan al-Zarqānī, serta pandangan mufasir kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa ilmu munāsabah mampu menjelaskan kesatuan struktur dan makna Al-Qur’an secara dinamis melintasi periode wahyu. Secara akademik, penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan munāsabah sebagai kerangka metodologis dalam pengembangan tafsir tematik modern untuk memperkuat pemahaman holistik terhadap pesan moral, sosial, dan spiritual Al-Qur’an.

Thematic studies in Qur’anic research have been widely discussed; however, the exploration of ‘ilm al-munāsabah as an approach to trace the thematic coherence between Makkiyah and Madaniyah surahs remains limited. In fact, the Qur’an contains numerous verses that are interrelated both in meaning and structure, as emphasized in QS. Hūd [11]:1, where the verses are arranged systematically and orderly. This article aims to highlight the function of ‘ilm al-munāsabah as a thematic approach to explain the continuity of messages and the transformation of themes from the Makkiyah to the Madaniyah period. The study employs a linguistic and contextual exegesis approach, using qualitative methods based on library research of classical scholars’ works, such as al-Zarkashī and al-Zarqānī, as well as contemporary mufassir perspectives. The findings indicate that ‘ilm al-munāsabah can effectively elucidate the unity of structure and meaning in the Qur’an dynamically across the revelation periods. Academically, this study recommends utilizing munāsabah as a methodological framework in the development of modern thematic exegesis to strengthen a holistic understanding of the Qur’an’s moral, social, and spiritual messages.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30