ANALISIS SWOT DALAM STRATEGI MANAJEMEN PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING USAHA

Studi Kasus: Putra Interior Pekanbaru

Penulis

  • Gebby Amara Putri Sugeng Hariyanto Universitas Muhammadiyah Riau
  • Ajeng Ayun Dining Utami Universitas Muhammadiyah Riau
  • Riska Aryanti Universitas Muhammadiyah Riau
  • Yashinta Khairani Universitas Muhammadiyah Riau
  • Cindy Sri Wahyuni Universitas Muhammadiyah Riau
  • Rama Gita Suci Universitas Muhammadiyah Riau

Kata Kunci:

UMKM, Strategi Pemasaran, Analisis SWOT

Abstrak

UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun di tengah perkembangan teknologi dan dinamika pasar, pelaku usaha dihadapkan pada perubahan tren, persaingan harga, serta tuntutan adaptasi digital. Putra Interior Pekanbaru sebagai UMKM di bidang furnitur mengalami sejumlah kendala, mulai dari persaingan harga di media sosial, keterbatasan tenaga kerja terampil, hingga pengelolaan keuangan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi strategi pemasaran Putra Interior melalui pendekatan SWOT, serta merumuskan strategi yang sesuai dengan kondisi usaha. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan analisis data sekunder, yang kemudian diolah secara deskriptif berdasarkan empat komponen SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Putra Interior memiliki kekuatan pada penggunaan bahan premium, layanan purna jual, dan kemampuan mengikuti tren desain; serta peluang berupa meningkatnya permintaan furnitur custom dan pemanfaatan media digital. Kelemahan ditemukan pada aspek pembukuan, ketersediaan tenaga kerja, dan identitas desain, sementara ancaman muncul dari kompetitor berharga rendah dan perubahan tren yang cepat. Berdasarkan pemetaan tersebut, penelitian ini menghasilkan arahan strategi yang berfokus pada peningkatan aktivitas pemasaran digital, pembenahan sistem kerja internal, dan pengembangan variasi desain produk untuk mendukung penguatan posisi Putra Interior di pasar

MSMEs play a significant role in Indonesia’s economy; however, amid technological developments and market dynamics, business actors are faced with shifting trends, price competition, and the need to adapt to digital transformation. Putra Interior Pekanbaru, as an MSME engaged in the furniture sector, encounters several challenges, including price competition on social media, limited skilled labor, and suboptimal financial management. This study aims to analyze the internal and external factors influencing the marketing strategy of Putra Interior using the SWOT approach and to formulate strategies that align with the business conditions. The research employs a qualitative method through interviews, field observations, and secondary data analysis, which are then processed descriptively based on the four components of SWOT. The findings indicate that Putra Interior possesses strengths such as the use of premium materials, after-sales service, and the ability to follow interior design trends, along with opportunities arising from the growing demand for custom furniture and the use of digital media. Weaknesses are identified in financial record-keeping, the availability of skilled labor, and the absence of a distinctive design identity, while threats emerge from low-priced competitors and rapidly changing trends. Based on this mapping, the study formulates strategic directions focusing on enhancing digital marketing activities, improving internal work systems, and developing more diverse product designs to strengthen Putra Interior’s competitive position in the market.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30