KERANGKA DASAR TEORI KEILMUAN: ANALISIS KOMPARATIF KARL POPPER, THOMAS S. KUHN, DAN POSITIVISME LOGIS

Penulis

  • Agung Pramulya Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Muhammad Zhahir Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Faradita Nurul Abdillah Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Muradah Koimakie Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Ahmad Maulana Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Nurhayati Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • A. Ardiansyah Universitas Islam Negeri Datokarama Palu

Kata Kunci:

Falsifikasi, Paradigma, Positivisme Logis, Revolusi Ilmiah, Verifikasi

Abstrak

Penelitian ini mengkaji kerangka dasar teori keilmuan melalui pemikiran tiga tokoh utama filsafat ilmu yaitu Karl Popper, Thomas S. Kuhn, dan Positivisme Logis. Tujuan penelitian adalah untuk memahami dan menjelaskan kontribusi ketiganya dalam memberikan gambaran tentang dinamika dan perkembangan ilmu pengetahuan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap konsep-konsep filosofis yang dikembangkan oleh ketiga aliran pemikiran tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Popper menekankan falsifikasi sebagai kriteria ilmiah, Kuhn menyoroti peran paradigma dan revolusi ilmiah dalam perubahan ilmu, sedangkan Positivisme Logis menegaskan pentingnya verifikasi empiris. Ketiga pandangan ini, meskipun berbeda dalam pendekatan, saling melengkapi dalam menjelaskan hakikat perkembangan ilmu pengetahuan yang bersifat dinamis, kritis, dan terbuka terhadap revisi. Pemahaman terhadap kerangka dasar teori keilmuan ini penting bagi pengembangan sikap ilmiah yang rasional dan sistematis dalam konteks pendidikan dan penelitian modern.

This study examines the fundamental framework of scientific theory through the thoughts of three major figures in the philosophy of science: Karl Popper, Thomas S. Kuhn, and Logical Positivism. The research aims to understand and explain their contributions in providing an overview of the dynamics and development of science. The research method used is a literature study with a descriptive-analytical approach to philosophical concepts developed by these three schools of thought. The research findings indicate that Popper emphasizes falsification as a scientific criterion, Kuhn highlights the role of paradigms and scientific revolutions in scientific change, while Logical Positivism affirms the importance of empirical verification. These three perspectives, although different in approach, complement each other in explaining the dynamic, critical, and open-to-revision nature of scientific knowledge development. Understanding this fundamental framework of scientific theory is important for developing rational and systematic scientific attitudes in the context of modern education and research.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30