MANAJEMEN PERUBAHAN SEKOLAH BERBASIS DIGITAL LEADERSHIP DI SEKOLAH 3T

Penulis

  • Luthfi Handayani Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari
  • M. Kastalani Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari
  • Agustina Rahmi Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari

Kata Kunci:

Manajemen Perubahan Sekolah, Digital Leadership, Sekolah 3T

Abstrak

Penelitian ini mengkaji manajemen perubahan sekolah berbasis digital leadership di sekolah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) yang menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, sumber daya manusia, dan akses teknologi. Digital leadership diposisikan sebagai kunci transformasi pendidikan yang adaptif dan inklusif, mampu mengintegrasikan teknologi sederhana dengan kearifan lokal serta membangun kolaborasi antar pemangku kepentingan. Metode kajian pustaka digunakan untuk menggali konsep, strategi, dan praktik kepemimpinan digital yang relevan dalam konteks tersebut. Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan perubahan organisasi bergantung pada pelatihan guru, pemanfaatan teknologi mudah diakses, keterlibatan komunitas lokal, dan dukungan kebijakan pemerintah. Studi empiris menegaskan bahwa kepemimpinan digital yang visioner dapat mendorong inovasi pembelajaran berkelanjutan dan perubahan adaptif yang berorientasi pada kesetaraan pendidikan. Model manajemen perubahan ini menekankan digital leadership sebagai agen perubahan yang efektif dalam meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan di wilayah 3T, melalui pengembangan sumber daya manusia dan budaya sekolah yang responsif terhadap kebutuhan lokal dan teknologi.

This study examines school change management based on digital leadership in 3T schools (Disadvantaged, Frontier, and Remote areas) that face various challenges, including limited infrastructure, human resources, and access to technology. Digital leadership is positioned as a key driver of adaptive and inclusive educational transformation, capable of integrating simple technologies with local wisdom while fostering collaboration among stakeholders. A literature review method is employed to explore relevant concepts, strategies, and practices of digital leadership within this context. The findings indicate that the success of organizational change depends on teacher training, the utilization of accessible technologies, the involvement of local communities, and supportive government policies. Empirical studies further confirm that visionary digital leadership can stimulate sustainable learning innovation and adaptive change oriented toward educational equity. This change management model emphasizes digital leadership as an effective agent of change in improving the quality and equity of education in 3T regions through human resource development and the cultivation of a school culture that is responsive to local needs and technological advancements.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30