HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PARTISIPASI BELAJAR SISWA PADA MATERI PECAHAN MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV UPTD SD NEGERI NO.122384

Penulis

  • Rael Ariel Situmorang Universitas HKBP Nomensen Pematangsiantar
  • Anastasya Siagian Universitas HKBP Nomensen Pematangsiantar
  • Bintang Maharani Saragih Universitas HKBP Nomensen Pematangsiantar
  • Agus Rajagukguk Universitas HKBP Nomensen Pematangsiantar
  • Tasya Angeli Universitas HKBP Nomensen Pematangsiantar
  • Ruth Yolanda Sitorus Universitas HKBP Nomensen Pematangsiantar
  • Joice Diva Thantri. S Universitas HKBP Nomensen Pematangsiantar

Kata Kunci:

Motivasi Belajar, Partisipasi Belajar, Matematika, Materi Pecahan, Sekolah Dasar

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi pecahan di SDN No 127696. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah kurangnya dorongan belajar dari dalam diri siswa serta kondisi lingkungan belajar di daerah pinggiran yang memengaruhi mentalitas belajar mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara empiris hubungan antara motivasi belajar dengan partisipasi belajar siswa kelas IV. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi. Populasi penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 11 orang, yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh (total sampling). Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner angket tertutup dengan skala Likert yang telah divalidasi, mencakup indikator motivasi intrinsik-ekstrinsik dan indikator partisipasi mental-fisik. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis data menunjukkan nilai koefisien korelasi ($r_{xy}$) sebesar 0,724. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar terhadap partisipasi belajar. Kekuatan hubungan berada pada kategori "Kuat", yang berarti setiap peningkatan motivasi belajar akan diikuti oleh peningkatan partisipasi belajar siswa secara nyata. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi pendidik untuk lebih fokus pada strategi peningkatan motivasi guna menciptakan suasana kelas yang partisipatif pada materi matematika yang dianggap sulit.

This research is motivated by the low active involvement of students in mathematics learning, specifically regarding fraction materials at SDN No. The main problems identified are the lack of internal learning drive and the environmental learning conditions in suburban areas that affect students' learning mentality. The purpose of this study is to empirically analyze the relationship between learning motivation and the learning participation of fourth-grade students. The method used is a quantitative approach with a correlational design. The research population involved all 11 fourth-grade students, determined through a saturated sampling technique (total sampling). Data collection instruments utilized a validated closed-ended Likert scale questionnaire, covering intrinsic-extrinsic motivation indicators and mental-physical participation indicators. The data analysis technique employed prerequisite tests and the Pearson Product Moment correlation test. The results of the data analysis showed a correlation coefficient ($r_{xy}$) of 0.724. This finding indicates a significant positive relationship between learning motivation and learning participation. The strength of the relationship falls into the "Strong" category, meaning that any increase in learning motivation is followed by a tangible increase in student learning participation. The results of this study provide implications for educators to focus more on motivation-enhancing strategies to create a participatory classroom environment for mathematics materials considered difficult.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30