DAMPAK DIGITALISASI DAN OTOMASI TERHADAP HUBUNGAN INDUSTRIAL DI ERA INDUSTRI 4.0

Penulis

  • Kholilul Kholik Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Novita Srimida Barus Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Nurul Azizah Universitas Pembangunan Panca Budi
  • M Aldiansyah Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Teguh Hari Permana Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Rangga Dwi Syahbana Universitas Pembangunan Panca Budi

Kata Kunci:

Digitalisasi, Otomasi, Hubungan Industrial, Industri 4.0

Abstrak

Perkembangan teknologi digital dan otomasi yang pesat pada era Industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental dalam dunia kerja dan hubungan industrial. Digitalisasi dan otomasi tidak hanya memengaruhi proses produksi, tetapi juga mengubah pola hubungan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji dampak digitalisasi dan otomasi terhadap hubungan industrial di era Industri 4.0, baik dari sisi tenaga kerja, perusahaan, maupun regulasi ketenagakerjaan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur, jurnal, dan laporan terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi dan otomasi meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri, namun juga menimbulkan tantangan berupa perubahan struktur pekerjaan, tuntutan keterampilan baru, serta potensi konflik industrial. Oleh karena itu, diperlukan strategi adaptif dan kolaboratif untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan.

The rapid development of digital technology and automation in the era of Industry 4.0 has brought fundamental changes to the world of work and industrial relations. Digitalization and automation not only affect production processes but also transform the patterns of relationships among workers, employers, and the government. This paper aims to examine the impact of digitalization and automation on industrial relations in the Industry 4.0 era, from the perspectives of the workforce, enterprises, and labor regulations. The method employed in this study is a literature review by analyzing various relevant books, academic journals, and official reports. The findings indicate that digitalization and automation enhance industrial efficiency and productivity; however, they also pose challenges in the form of changes in job structures, increasing demands for new skills, and the potential for industrial conflicts. Therefore, adaptive and collaborative strategies are required to establish harmonious and equitable industrial relations

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30