PERAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN SISWA SECARA HOLISTIK
Kata Kunci:
Pendidikan, Siswa, Kepribadian, Etika, KristenAbstrak
Pendidikan Agama Kristen bukan hanya sekedar pendidikan yang diajarkan dalam bangku pendidikan di sekaloh, tetapi pendidikan agama kristen juga dapat menjad alat dalam membentuk generasi muda yang bermoral. Pendidikan agama kristen di lingkungan sekolah berperan signifikan dalam membentuk moral peserta didik. Pembelajaran ini tidak semata-mata mengajarkan doktrin keagamaan, melainkan juga menekankan pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai etis, serta pengembangan sikap yang sejalan dengan prinsip-prinsip kristiani. dalam ranah pendidikan formal, mata pelajaran ini menjadi media untuk menanamkan nilai-nilai luhur seperti kejujuran, tanggung jawab, cinta kasih, dan sikap toleran. Dengan menanamkan nilai-nilai seperti kasih, pengampunan, dan tanggung jawab. Pendidikan agama Kristen dapat membentuk moral generasi muda di masyarakat yang beragam dan menciptakan lingkungan yang toleran dan harmonis.
Christian Religious Education is not merely education taught in the classroom at school, but Christian religious education can also be a tool in shaping a moral younger generation. Christian religious education in the school environment plays a significant role in shaping the morals of students. This learning does not merely teach religious doctrine but also emphasizes character building, strengthening ethical values, and developing attitudes that are in line with Christian principles. In the realm of formal education, this subject becomes a medium for instilling noble values such as honesty, responsibility responsibility, love, and tolerance. By instilling values such as love, forgiveness, and responsibility, Christian religious education can shape the morals of the younger generation in a diverse society and create a tolerant and harmonious environment.




