PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM BERBASIS MODEL HILDA TABA: SUATU PENDEKATAN INDUKTIF DAN PARTISIPATIF
Kata Kunci:
Pendidikan Agama Kristen, Kurikulum, Hilda Taba, Peran Guru, Model Induktif, Pendekatan PartisipatifAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam pengembangan kurikulum berbasis model Hilda Taba melalui pendekatan induktif dan partisipatif. Model Hilda Taba menekankan pentingnya penyusunan kurikulum dari bawah ke atas (grass-root model), sehingga guru berfungsi sebagai aktor utama dalam proses perumusan tujuan, seleksi konten, pengorganisasian pengalaman belajar, dan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dihimpun melalui studi pustaka, analisis dokumen, serta telaah terhadap karya dan pengalaman praktisi pendidikan yang menerapkan model Taba dalam konteks PAK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAK memiliki peran strategis sebagai perencana, pelaksana, inovator, dan evaluator kurikulum. Melalui pendekatan induktif dan partisipatif, guru berkontribusi dalam merancang kurikulum yang relevan, kontekstual, dan sesuai kebutuhan peserta didik. Studi ini menegaskan bahwa keterlibatan aktif guru menjadi kunci keberhasilan implementasi model kurikulum Hilda Taba dalam Pendidikan Agama Kristen.




