RELASI LINGKUNGAN PERGAULAN MAHASISWA ACEH DENGAN KEPATUHAN TERHADAP ETIKA AKADEMIK DI UNIVERSITAS AL WASHLIYAH DARUSSALAM BANDA ACEH

Penulis

  • Burhanuddin Universitas Al-Washliyah Darussalam Banda Aceh
  • Mazwan Universitas Al-Washliyah Darussalam Banda Aceh
  • Imam Juaini Universitas Al-Washliyah Darussalam Banda Aceh

Kata Kunci:

Lingkungan Pergaulan, Etika Akademik, Mahasiswa Aceh, Integritas Ilmiah, Budaya Akademik

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara lingkungan pergaulan mahasiswa Aceh dan tingkat kepatuhan mereka terhadap etika akademik di Universitas Al Washliyah Darussalam Banda Aceh. Lingkungan pergaulan dimaknai sebagai pola interaksi sosial mahasiswa, baik di kampus maupun di luar kampus, yang dapat membentuk cara berpikir, kebiasaan belajar, serta orientasi moral mereka. Meningkatnya berbagai bentuk pelanggaran etika akademik seperti plagiasi, titip absen, penggunaan teknologi secara tidak etis, serta rendahnya disiplin menjadi alasan penting dilakukannya penelitian ini, terlebih di daerah Aceh yang menjunjung tinggi norma agama, adat, dan nilai-nilai kepatuhan dalam kehidupan akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 120 mahasiswa dipilih sebagai responden melalui teknik proportional random sampling dari empat program studi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah dinyatakan valid dan reliabel (α = 0,871). Teknik analisis meliputi uji korelasi Pearson serta regresi linier sederhana. Hasil penelitian memperlihatkan adanya hubungan positif dan signifikan antara lingkungan pergaulan dan kepatuhan etika akademik (r = 0,612; p < 0,05). Lingkungan yang religius, saling mendukung, dan berorientasi akademik cenderung mendorong mahasiswa untuk menunjukkan perilaku yang lebih jujur, disiplin, dan bertanggung jawab selama menjalani aktivitas akademik. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan lingkungan pergaulan yang sehat dan konstruktif menjadi faktor penting dalam penguatan budaya akademik, khususnya pada kampus yang sedang berkembang seperti Universitas Al Washliyah Darussalam Banda Aceh. Penelitian ini menyarankan perlunya memperkuat komunitas mahasiswa yang positif, meningkatkan peran dosen dalam pembinaan akademik, serta merumuskan kebijakan etika yang lebih komprehensif guna meminimalkan pelanggaran etika akademik.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28