RELEVANSI NILAI-NILAI AL-QUR’AN DAN HADIS DALAM PERKEMBANGAN KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE)
Kata Kunci:
Ilmu pengetahuan, Teknologi, Islam, Peradaban, EtikaAbstrak
Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan unsur penting dalam perkembangan peradaban manusia yang terus mengalami dinamika dari masa ke masa. Dalam perspektif Islam, keduanya tidak dipisahkan dari nilai-nilai keimanan, melainkan dipandang sebagai sarana untuk memahami tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta. Sejak turunnya wahyu pertama, Islam telah menegaskan pentingnya membaca, berpikir, dan mencari ilmu sebagai fondasi utama membangun peradaban yang beradab. Tradisi keilmuan Islam mengintegrasikan wahyu dan akal, sehingga tidak terjadi dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Sejarah peradaban Islam menunjukkan kontribusi besar para ilmuwan Muslim dalam berbagai bidang, seperti kedokteran, matematika, dan astronomi, yang menjadi landasan perkembangan ilmu modern. Dalam konteks kekinian, kemajuan sains dan teknologi menghadirkan peluang sekaligus tantangan, termasuk persoalan etika, lingkungan, dan ketimpangan sosial. Oleh karena itu, pengembangan ilmu dan teknologi dalam Islam harus berlandaskan prinsip keseimbangan, tanggung jawab, serta kemaslahatan agar tetap selaras dengan tujuan syariat dan nilai-nilai moral kemanusiaan.
Science and technology are essential elements in the development of human civilization, continuously evolving throughout history. From an Islamic perspective, both are inseparable from faith values and are regarded as means to understand the signs of Allah’s greatness in the universe. Since the revelation of the first Qur’anic verse, Islam has emphasized the importance of reading, thinking, and seeking knowledge as the foundation for building a civilized society. The Islamic intellectual tradition integrates revelation and reason, preventing any dichotomy between religious and secular sciences. Historically, Islamic civilization made significant contributions to various fields such as medicine, mathematics, and astronomy, which later influenced the development of modern science. In the contemporary era, rapid scientific and technological advancement presents both opportunities and challenges, including ethical issues, environmental degradation, and social inequality. Therefore, the development of science and technology in Islam must be grounded in principles of balance, responsibility, and public benefit to remain aligned with the objectives of Islamic law and moral values.




