"MENGUNGKAP TUJUAN DAN FUNGSI HUKUM ADAT MELAYU JAMBI: SEBUAH ANALISIS UNTUK KESELARASAN MASYARAKAT"
Kata Kunci:
Hukum Adat, Masyarakat Jambi, Harta Warisan, Penguasa Adat dan Peradilan AdatAbstrak
Artikel ini membahas tentang hukum adat melayu Jambi, sebuah sistem hukum yang berkembang sepanjang masa dan merupakan bagian integral dari kehidupan masyarakat Jambi. Artikel ini memiliki tujuan untuk memahami lebih dalam tentang tujuan dan fungsi hukum adat melayu yang ada di Jambi. Hukum adat melayu yang ada Jambi berasal dari tradisi dan kebiasaan masyarakat yang telah berkembang sepanjang masa, dan mempunyai akibat hukum bagi seseorang yang melanggarnya. Artikel ini menguraikan bagaimana hukum adat melayu Jambi telah mengalami perkembangan dan adaptasi, termasuk berkoalisi dengan ajaran agama Islam ia memungkinkan hukum adat untuk menata kehidupan masyarakat agar lebih sesuai dengan ajaran agama yang dianut. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah metode penelitian sejarah yang dilakukan empat langkah seperti, heuristic, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Hukum adat melayu mempunyai peran yang penting untuk menjaga keserasian dan kemakmuran masyarakat. Fungsi dan tujuan hukum adat melayu Jambi secara luas mulai dari mengarahkan, membuat rencana dan mensinergikan strategi pembangunan untuk setara dengan nilai adat istiadat serta kebiasaan yang telah ada atau berkembang demi masyarakat itu sendiri, hingga mewujudkan keselarasan, kecocokan, keseimbangan, keadilan dan kesejahteraan dalam masyarakat. Artikel ini juga membahas mengenai lembaga adat melayu Jambi, seperti lembaga adat melayu Jambi tanah pilih Pusako betuah kota di Jambi, yang memiliki peran penting dalam pembinaan kerukunan dan rasa aman dalam hidup di kehidupan masyarakat. Selain itu, hukum adat melayu Jambi juga berperan dalam mengatur pembagian harta warisan, dengan memperhatikan unsur-unsur penting seperti pewaris dan harta warisan. Artikel ini menekankan pentingnya hukum adat melayu Jambi dalam menjaga keharmonisan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Jambi.
This article discusses Jambi Malay customary law, a legal system that has developed over time and is an integral part of Jambi people's lives. This article aims to understand more deeply the aims and functions of Malay customary law in Jambi. Malay customary law in Jambi comes from traditions and customs of society that have developed over time, and have legal consequences for someone who violates them. This article describes how Jambi Malay customary law has experienced development and adaptation, including in collaboration with Islamic religious teachings to enable customary law to organize people's lives to be more in line with the teachings of the religion they adhere to. The research method used in this article is a historical research method which is carried out in four steps, such as heuristics, source criticism, interpretation and historiography. Malay customary law has an important role in maintaining harmony and prosperity in society. The functions and objectives of Jambi Malay customary law broadly range from directing, making plans and synergizing development strategies to be equal to the values of customs and habits that already exist or have developed for the sake of the community itself, to realizing harmony, suitability, balance, justice and prosperity in society. This article also discusses Jambi Malay traditional institutions, such as the Jambi Malay traditional institution Tanah Select Pusako Betuah Kota in Jambi, which has an important role in fostering harmony and a sense of security in life in community life. Apart from that, Jambi Malay customary law also plays a role in regulating the distribution of inheritance, taking into account important elements such as heirs and inheritance. This article emphasizes the importance of Jambi Malay customary law in maintaining harmony and welfare of society in the Jambi region.




