ANALISIS TINGKAT PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP PROGRAM KAMPUS MENGAJAR PADA MAHASISWA DEPARTEMEN ADMINISTRASI PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Kata Kunci:
Kurikulum merdeka, Merdeka Belajar, Kampus mengajarAbstrak
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman mahasiswa Departemen Administrasi Pendidikan UniversitasNegeri Padang terkait program Kampus Mengajar pada Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka Belajar dalah inisiatif pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk memberikan kebebasan kepada mahasiswa dalam menentukan jalannya proses belajar-mengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif Dengan menggunakan Instrumen Observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian pada artikel ini adalah mahasiswa Departemen Administrasi Pendidikan universitas negeri Padang tahun masuk 2022 dan 2023.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki pemahaman positif terhadap program kampus mengajar – kurikulum Merdeka. Mereka menganggap inisiatif ini memberikan fleksibilitas dan tanggung jawab lebih besar dalam menentukan jalannya pembelajaran. Namun, terdapat juga beberapa kendala yang dihadapi oleh mahasiswa, seperti kurangnya panduan yang jelas dan ketersediaan sumber daya yang memadai. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi beberapa faktor yang mempengaruhi persepsi mahasiswa terhadap implementasi kurikulum ini, tingkat kesiapan mahasiswa menghadapi perubahan, dan dukungan dari dosen dan lembaga pendidikan. Kesimpulan dari penelitian ini dapat menjadi sumber bacaan dan landasan bagi perguruan tinggi serta pemerintah dalam meningkatkan efektivitas implementasi program Kampus Mengajar – Kurikulum Merdeka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan dijadikan pedoman oleh para Mahasiswa yang akan melaksanakan program kampus mengajar kedepannya terkhususnya bagi Mahasiswa Departemen Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Padang.
This article aims to analyze the students' understanding of the Department of Educational Administration, Padang State University regarding the Teaching Campus program in the Independent Curriculum. The Independent Learning Curriculum is an Indonesian government initiative which aims to give students freedom in determining the course of the teaching and learning process. The research method used is descriptive qualitative using observation instruments, interviews and documentation. The research subjects in this article are students from the Educational Administration Department of Padang State University for the 2022 and 2023 entry years. The research results show that the majority of students have a positive understanding of the campus teaching program - Merdeka curriculum. They consider this initiative to provide greater flexibility and responsibility in determining the course of learning. However, there are also several obstacles faced by students, such as a lack of clear guidance and the availability of adequate resources. In addition, this research identified several factors that influence student perceptions of the implementation of this curriculum, the level of student readiness to face change, and support from lecturers and educational institutions. The conclusions from this research can be a source of reading and a basis for universities and the government in increasing the effectiveness of implementing the Teaching Campus - Independent Curriculum program. It is hoped that this research can provide understanding and be used as a guide for students who will carry out campus teaching programs in the future, especially for students from the Department of Educational Administration, Padang State University.




