PENGARUH TERAPI VIDEO PLAY TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK PRASEKOLAH DENGAN HOSPITALISASI DI RS PANCARAN KASIH

Penulis

  • Krisfadhil Hirel Kaser Universitas Muhammadiyah Manado
  • Faradilla Miftah Suranata Universitas Muhammadiyah Manado
  • Sri Wahyuni Universitas Muhammadiyah Manado

Kata Kunci:

Terapi Videoplay, Kecemasan, Anak Prasekolah, Hospitalisasi

Abstrak

Hospitalisasi pada anak prasekolah sering menimbulkan kecemasan akibat lingkungan yang asing, prosedur medis, serta perpisahan dengan orang tua. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat diberikan untuk menurunkan kecemasan adalah terapi videoplay sebagai bentuk distraksi audiovisual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi videoplay terhadap tingkat kecemasan pada anak prasekolah dengan hospitalisasi di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 15 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan sebelum dan sesudah pemberian terapi videoplay. Analisis data menggunakan uji McNemar dengan tingkat kemaknaan α ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan terapi videoplay sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang (86,7%) dan setelah diberikan terapi mayoritas mengalami kecemasan ringan (86,7%). Hasil uji McNemar diperoleh nilai p = 0,001 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara terapi videoplay terhadap tingkat kecemasan pada anak prasekolah dengan hospitalisasi. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat pengaruh Terapi videoplay dapat membantu menurunkan kecemasan anak selama menjalani perawatan di rumah sakit pancaran kasih manado. Saran dalam penelitian ini semoga Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dan bahan acuan bagi peneliti selanjutnya yang ingin mengembangkan penelitian terkait intervensi non-farmakologis dalam menurunkan tingkat kecemasan pada anak hospitalisasi. Penelitian ini juga dapat dijadikan dasar bagi peneliti lain yang ingin mengganti atau menambahkan variabel penelitian, seperti jenis terapi distraksi lainnya, usia anak yang berbeda, maupun desain penelitian yang lebih kompleks.

Hospitalization in preschool children often triggers anxiety due to unfamiliar environments, medical procedures, and separation from parents. One non-pharmacological intervention that can administered to reduce anxiety is videoplay therapy, a form of audiovisual distraction. This study aimed to determine the effect of videoplay therapy on anxiety levels among hospitalized preschool children at GMIM Pancaran Kasih General Hospital, Manado. This study employed a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The sample consisted of 15 respondents selected using  total sampling technique. Anxiety levels were measured before and after the administration of videoplay therapy. Data were analyzed using the McNemar test with a significance level of α ≤ 0.05. The findings indicate that prior to receiving videoplay therapy, the majority of respondents experienced moderate anxiety (86.7%), following the intervention, the majority transitioned to mild anxiety (86.7%). The McNemar test yielded a p-value of 0.001 (p < 0.05), leading to the concluision that there is a significant effect of videoplay therapy on anxiety levels in hospitalized preschool children. The study concludes that videoplay therapy effectively assist in reducing children anxiety during treatment at pancaran kasih hospital, manado. It is expected that the findings of this study be used as a reference for future research on non-pharmacological interventions to mitigate pediatric hospitalization anxiety. Furthermore, this research can serve as a foundation for subsequent studies to incorporate additional variable, such as alternative distraction theraties or different age groups, and to utilize more complex research designs.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31