IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMAN 4 PARIAMAN

Penulis

  • Nazwa Fitria Habibah Universitas Negeri Padang
  • Halomoan Universitas Negeri Padang

Kata Kunci:

Kurikulum Merdeka, Deep Learning, Pendidikan Agama Islam, Implementasi Pembelajaran, Pembelajaran Bermakna

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dengan pendekatan deep learning pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMAN 4 Pariaman, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data diperoleh dari wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru PAI, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka dengan pendekatan deep learning pada mata pelajaran PAI telah berjalan dengan cukup baik. Pada tahap perencanaan, guru telah menyusun modul ajar yang berorientasi pada pemahaman konseptual dan keterlibatan aktif peserta didik. Pada tahap pelaksanaan, pembelajaran berlangsung secara interaktif, berpusat pada siswa, serta memanfaatkan media digital dan metode diskusi untuk mendorong berpikir kritis dan reflektif. Pada tahap evaluasi, penilaian dilakukan secara autentik dengan mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Faktor pendukung dalam implementasi ini meliputi ketersediaan fasilitas pembelajaran, kesiapan peserta didik dalam penggunaan teknologi, serta dukungan dari pihak sekolah. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan jaringan internet, perbedaan kemampuan peserta didik, serta keterbatasan waktu pembelajaran. Dengan demikian, implementasi pendekatan deep learning dalam Kurikulum Merdeka mampu meningkatkan kualitas pembelajaran PAI menjadi lebih bermakna, meskipun masih memerlukan optimalisasi dalam beberapa aspek.

This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Curriculum using a deep learning approach in Islamic Religious Education (PAI) at SMAN 4 Pariaman, as well as to identify the supporting and inhibiting factors in its implementation. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. Data sources were obtained from the vice principal for curriculum affairs, Islamic Religious Education teachers, and students. Data collection techniques included interviews, observations, and documentation, while data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the implementation of the Merdeka Curriculum with a deep learning approach in PAI has been carried out quite well. In the planning stage, teachers prepared teaching modules oriented toward conceptual understanding and active student engagement. In the implementation stage, learning was conducted interactively, student-centered, and supported by the use of digital media and discussion methods to foster critical and reflective thinking. In the evaluation stage, assessment was carried out authentically, covering cognitive, affective, and psychomotor aspects. Supporting factors in this implementation include the availability of learning facilities, students’ readiness in using technology, and strong support from the school. Meanwhile, inhibiting factors include limited internet access, differences in students’ abilities, and limited instructional time. Therefore, the implementation of the deep learning approach within the Merdeka Curriculum has improved the quality of PAI learning to become more meaningful, although further optimization is still needed in several aspects.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-21