PENGARUH PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) TERHADAP TINGKAT KEHADIRAN SISWA DI SMK NEGERI 1 SIPOHOLON
Kata Kunci:
Program Makan Bergizi Gratis, Kehadiran Siswa, Motivasi Belajar, SMK, Manajemen Pendidikan, Kesejahteraan Siswa, Analisis KuantitatifAbstrak
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesehatan, gizi, dan kesejahteraan siswa sekolah. Laporan penelitian ini menganalisis pengaruh Program MBG terhadap tingkat kehadiran siswa di SMK Negeri 1 Sipoholon sebagai sekolah mitra. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 54 responden siswa dari populasi total 244 siswa, menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara mendalam, dan dokumentasi data kehadiran siswa dari periode Juli hingga Desember 2025, mencakup tiga bulan sebelum implementasi program (Juli-September 2025) dan tiga bulan setelah implementasi (Oktober-Desember 2025). Metode analisis menggunakan statistik deskriptif untuk mendeskripsikan karakteristik data dan uji paired t-test untuk menguji hipotesis penelitian pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat kehadiran siswa sebelum dan sesudah implementasi Program MBG. Rata-rata kehadiran siswa sebelum program mencapai 66,9% (periode Juli-September 2025), sementara sesudah implementasi program meningkat menjadi 84,6% (periode Oktober-Desember 2025), menunjukkan peningkatan absolut sebesar 17,7 poin persentase atau peningkatan relatif 26,4%. Analisis statistik menggunakan uji paired t-test menghasilkan nilai t-hitung = 8,456 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05), membuktikan adanya pengaruh positif dan sangat signifikan dari Program MBG terhadap tingkat kehadiran siswa. Selain itu, hasil survei kepuasan siswa menunjukkan tingkat kepuasan terhadap program sebesar 89,3% secara keseluruhan, dengan rincian: kepuasan terhadap kualitas makanan 88,9%, kebersihan makanan 92,6%, dan ketepatan waktu pembagian makanan 85,2%. Program berhasil meningkatkan motivasi dan kedisiplinan siswa dalam menghadiri kegiatan pembelajaran di sekolah. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi tingginya antusiasme siswa, dukungan dari pihak sekolah, dan implementasi program yang konsisten dengan tingkat keterlaksanaan mencapai 92%. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa pemenuhan kebutuhan dasar siswa, khususnya aspek gizi dan kesehatan, memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Kesimpulannya, Program MBG terbukti sebagai intervensi yang efektif dalam meningkatkan kehadiran dan kesejahteraan siswa di sekolah. Rekomendasi penelitian meliputi: (1) perlunya keberlanjutan dan perluasan program ke sekolah lain dengan permasalahan serupa, (2) peningkatan kualitas implementasi program melalui peningkatan standar gizi dan kebersihan, (3) melakukan penelitian lanjutan untuk menganalisis dampak jangka panjang program terhadap prestasi akademik siswa, dan (4) mengembangkan model monitoring berkelanjutan untuk memastikan efektivitas program dalam jangka panjang.
The Free Nutritious Meal Program (MBG) is a government policy aimed at improving students' health, nutrition, and well-being in schools. This research report analyzes the influence of the MBG Program on student attendance rates at SMK Negeri 1 Sipoholon as a partner school. The study employed a quantitative descriptive method involving 54 respondents selected from a total population of 244 students, using the Slovin formula with a 10% error rate. Data were collected through questionnaires, in-depth interviews, and documentation of student attendance records from July through December 2025, covering three months before program implementation (July-September 2025) and three months after implementation (October-December 2025). Analysis used descriptive statistics to characterize data and paired t-test to test research hypotheses at 95% confidence level (α = 0.05). Results showed significant improvement in student attendance rates before and after MBG implementation. Average attendance before the program was 66.9% (July-September 2025), increasing to 84.6% after program implementation (October-December 2025), representing an absolute increase of 17.7 percentage points or 26.4% relative improvement. Statistical analysis using paired t-test yielded t-statistic = 8.456 with p-value = 0.000 (p < 0.05), demonstrating a positive and highly significant influence of the MBG Program on student attendance. Furthermore, student satisfaction survey results indicated 89.3% overall satisfaction with the program, with details as follows: food quality satisfaction 88.9%, food hygiene satisfaction 92.6%, and timeliness of food distribution satisfaction 85.2%. The program successfully increased student motivation and discipline in attending learning activities at school. Success factors included high student enthusiasm, school support, and consistent program implementation achieving 92% implementation rate. This research provides empirical evidence that meeting basic student needs, particularly nutrition and health aspects, significantly influences student motivation and participation in the learning process. In conclusion, the MBG Program proved to be an effective intervention for improving student attendance and well-being at school. Research recommendations include: (1) ensuring program continuity and expansion to other schools with similar issues, (2) improving program implementation quality through enhanced nutrition and hygiene standards, (3) conducting further research to analyze long-term program impacts on academic achievement, and (4) developing continuous monitoring models to ensure long-term program effectiveness.




