ANALISIS PEMANFATAN KOLEKSI REFERENSI HADIS DI PERPUSTAKAAN UMUM DAERAH KABUTAEN MAROS

Penulis

  • Jamila Universitas Islam Negeri Alauddin
  • Tasbih Tasbih Universitas Islam Negeri Alauddin
  • Subehan Khalik Universitas Islam Negeri Alauddin

Kata Kunci:

Perpustakaan, Pemanfatan, Koleksi Hadis

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan koleksi referensi hadis terhadap Tingkat pemanfaatannya di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Maros. Kolesi hadis meruupakan salah satu sumber penting dalam kajian keislaman yang berfungsi sebagai rujukan kedua stelah Al-Qur’an. Namun pengkategorian koleksi hadis sebagai koleksi referensi yang tidak dapat disirkulasikan atau dipinjamkan diduga menjadi salah satu factor yang membatasi akses dan pemanfaatannya oleh pemustaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 20 responden yang dipilih menggunakan Teknik probability sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan skala Likert, kemudian dihitung presentasenya untuk mengetahui Tingkat pemanfaatan koleksi hadis.hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan koleksi hadis berada pada kategori tinggi dengan presentase sebesar 78,75%. Hal ini menunjukkan bahwa koleksi hadis yang tersedia telah dimanfaatkan dengan baik oleh pemustaka dan relevan dengan kebutuhan informasi, khusunya dalam bidang keislaman. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi pemustaka, antara lain keterbatasan akses karena status koleksi referensi, kesulitan dalam menemukan koleksi, serta keterbatasan dalam memehami isi buku. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengkategorian koleksi hadis sebagai koleksi referensi berpengaruh terhadap Tingkat pemanfaatannya. Oleh karena itu, disarankan agar perpustakaan mempertimbangkan pengalihan Sebagian koleksi hadis dalam kategori koleksi umum, meningkatakan jumlah dan variasi koleksi, serta memperbaiki system penataan dan aksesibilitas guna mengoptimalkan pemanfaatannya oleh pemustaka.

This study aims to analyze the utilization of hadith reference collectins and their level of usage at the Regional Publik Library of Maros Regency. Hadith collections are one of day most important sources in islamic studies. Functioning as the second primary reference materials that cannot be cirkulated or borrowed is suspected to be one of the factors limiting users acces and utilization. This research employs a quantitative approach with a descriptive method. Data were collected through questionnaires distributed to 20 respondents selected using probability sampling techniques. Data analysis was conducted using a Likert scale and percentage calculations to determine the level of utilization of hadith collections. The result show that the utilization level of hadith collections is in the high category, with a percentage of 78,75%. This indicates that the available hadith collections have been well utilizedand are relevant to user’s  information needs, particularly in Islamic studies. However, several obstacles were identified, including limited accessdue to the reference collection status, difficulties in understanding the content of hadith books. Based on these findings, it can be concluded that the categorizations as reference materials affects their level of utilization. Therefore, it is recommended that the library reconsider reclassifing some hadith collections into general collections, increase the quantity and variety of collections, and improve organization and accesibility systems to optimize their utilization by users.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-21