IMPLEMENTASI NILAI NILAI KRISTEN MELALUI PAK DALAM BENTUK INTEGRITAS MAHASISWA DI ERA DIGITAL
Kata Kunci:
Implementasi Nilai Nilai Kristen, Pendidikan Agama Kristen (PAK), Integritas Mahasiswa, Era DigitalAbstrak
Pertumbuhan era digital membawa dampak signifikan terhadap Pendidikan Agama Kristen (PAK), yang memerlukan adanya transformasi kurikulum untuk mengintegrasikan nilai-nilaiĀ Kristen Melalui PAK ke dalam pembelajaran akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus eksploratif untuk menganalisis integrasi nilai-nilaiĀ Kristen seperti kasih, komunikasi terbuka, dan disiplin Rohani dalam kurikulum PAK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai tersebut terbukti efektif dalam membentuk karakter Kristus mahasiswa, yang mencakup dimensi kognitif, afektif, dan spiritual. Selain itu, pembelajaran berbasis teknologi menjadi lebih bermakna ketika nilai-nilai rumah tangga Kristen diterapkan dalam proses belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dapat membentuk pendidik yang tidak hanya kompeten secara teologis, tetapi juga berkarakter Kristus, adaptif terhadap perkembangan digital, dan responsif terhadap tantangan zaman. Hal ini akan memperkuat formasi iman yang holistik dalam pendidikan tinggi, menciptakan generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman yang mendalam tentang ajaran Kristus tetapi juga siap menghadapi dinamika kehidupan dalam era digital yang terus berkembang.
The growth of the digital era has had a significant impact on Christian Religious Education (PAK), necessitating a curriculum transformation to integrate Christian values through PAK into academic learning. This study uses a qualitative descriptive approach with an exploratory case study design to analyze the integration of Christian values such as love, open communication, and spiritual discipline in the PAK curriculum. The results show that the integration of these values has proven effective in shaping students' Christ-like character, which encompasses cognitive, affective, and spiritual dimensions. In addition, technology-based learning becomes more meaningful when Christian household values are applied in the learning process. This study concludes that a curriculum model that integrates these values can shape educators who are not only theologically competent but also have Christ-like character, are adaptive to digital developments, and responsive to the challenges of the times. This will strengthen holistic faith formation in higher education, creating a generation that not only has a deep understanding of Christ's teachings but is also ready to face the dynamics of life in the ever-evolving digital era.




