ANALISIS PERBEDAAN KONSEP ANTARA TUHAN DAN KETUHANAN: TINJAUAN LITERATUR DALAM KONTEKS KEAGAMAAN

Penulis

  • Kiki Dinda Octari Universitas Jember
  • Rina Dwi Rahayu Universitas Jember
  • Qanita Hukma Ash- Shaba Universitas Jember
  • Haikal Oke Wicaksono Universitas Jember
  • Maulidia Riska Sugiyanti Universitas Jember
  • Vivian Muzayadah Universitas Jember
  • Alyya Lathifa Hamid Universitas Jember
  • Sabrina Sassi Renata Universitas Jember
  • Pradipa Pijar Pradana Putra Universitas Jember
  • Ahmad Afandi Universitas Jember

Kata Kunci:

Pendidikan Agama Islam, Keyakinan, Generasi Muda.

Abstrak

Pendidikan agama Islam dianggap sebagai salah satu pilar utama dalam pengembangan kepribadian Islami pribadi seseorang terutama generasi muda. Pendidikan ini menyangkut upaya sadar untuk menanamkan, membimbing, dan mengajarkan nilai-nilai Islam agar individu mampu memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks ini, pendidikan agama Islam diharapkanĀ  berperan penting dalam membentuk masyarakat yang bertanggung jawab moral dan berkarakter Islami yang kuat. Hal ini merupakan investasi jangka panjang dalam mengembangkan tenaga kerja yang tidak hanya unggul secara intelektual, namun juga memiliki standar moral yang tinggi sesuai dengan ajaran Islam. Artikel ini membahas tentang peran pendidikan agama Islam dalam menguatkan keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa pada generasi muda. Jelaslah bahwa pendidikan agama Islam merupakan landasan terpenting bagi terwujudnya pendidikan karakter. Tumbuh dan berkembangnya keyakinan bersumber dari semangat keagamaan yang tertanam dalam diri. Melalui pendidikan agama Islam, individu diajarkan Aqidah ketika mampu mengenal unsur-unsur agamanya berdasarkan Al-Quran dan Hadits serta menerapkan pedoman untuk melindungi diri dalam kehidupannya. Oleh karena itu, tujuan utama pendidikan agama Islam untuk generasi muds adalah mengembangkan karakter generasi muda melalui refleksi perilaku dan pola pikirnya dalam kehidupan serta menguatkan keyakinannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Islamic religious education is considered as one of the main pillars in the development of a person's personal Islamic personality, especially the younger generation. This education involves a conscious effort to instill, guide, and teach Islamic values so that individuals are able to understand, live, and practice Islamic teachings in their daily lives. In this context, Islamic religious education is expected to play an important role in forming a society that is morally responsible and has a strong Islamic character. This is a long-term investment in developing a workforce that is not only intellectually superior, but also has high moral standards in accordance with Islamic teachings. This article discusses the role of Islamic religious education in strengthening belief in God Almighty in the younger generation. It is clear that Islamic religious education is the most important foundation for the realization of character education. The growth and development of belief comes from the religious spirit that is embedded in the self. Through Islamic religious education, individuals are taught Aqidah when they are able to recognize the elements of their religion based on the Al-Quran and Hadith and apply guidelines to protect themselves in their lives. Therefore, the main purpose of Islamic religious education for the younger generation is to develop the character of the younger generation through reflection on their behavior and mindset in life and strengthen their belief in God Almighty.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-11