KESALAHAN PENGGUNAAN AFIKS PADA PENULISAN TUGAS MAHASISWA SEMESTER II
Kata Kunci:
Afiks, Kesalahan Berbahasa, Penulisan AkademikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan penggunaan afiks pada penulisan tugas mahasiswa semester 2 serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi terhadap tugas-tugas mahasiswa semester 2. Data penelitian berupa kata-kata yang mengandung kesalahan penggunaan afiks, meliputi prefiks, sufiks, konfiks, dan infiks. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi, mengklasifikasikan, menganalisis, dan menarik simpulan berdasarkan kaidah bahasa Indonesia yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan penggunaan afiks masih sering ditemukan, terutama pada penggunaan prefiks me-, ber-, di-, dan konfiks ke-an serta pe-an. Kesalahan tersebut meliputi penghilangan afiks, penambahan afiks yang tidak tepat, pemilihan bentuk afiks yang tidak sesuai, dan kekeliruan dalam membedakan penggunaan prefiks di- dengan preposisi di. Faktor penyebab kesalahan meliputi kurangnya pemahaman terhadap kaidah morfologi bahasa Indonesia, pengaruh bahasa daerah atau bahasa sehari-hari, serta kurangnya ketelitian dalam proses penulisan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi dosen dan mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan menulis akademik, khususnya dalam penggunaan afiks yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.
This study aims to describe the forms of errors in the use of affixes in the writing assignments of second-semester university students and to identify the factors contributing to these errors. The study employed a qualitative descriptive approach using content analysis of second-semester students' written assignments. The research data consisted of words containing errors in the use of affixes, including prefixes, suffixes, circumfixes, and infixes. Data were collected through documentation, while data analysis was conducted by identifying, classifying, analyzing, and drawing conclusions based on the rules of standard Indonesian grammar. The findings indicate that errors in the use of affixes are still frequently found, particularly in the use of the prefixes me-, ber-, and di-, as well as the circumfixes ke-...-an and pe-...-an. These errors include the omission of affixes, the addition of inappropriate affixes, the selection of incorrect affix forms, and confusion between the prefix di- and the preposition di. The factors contributing to these errors include a lack of understanding of Indonesian morphological rules, the influence of regional languages or everyday spoken language, and insufficient attention during the writing process. This study is expected to serve as an evaluation resource for lecturers and students in improving academic writing skills, particularly in the appropriate use of affixes in accordance with standard Indonesian language rules.




