EVALUASI KELELAHAN KERJA SUBJEKTIF DAN BEBAN KERJA MENTAL AKIBAT KETIDAKTERATURAN ROTASI SHIFT KERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE SOFI DAN NASA-TLX
(Studi Kasus Alfamart Bungursari 2 Purwakarta)
Kata Kunci:
Kelelahan Kerja Subjektif, Beban Kerja Mental, Rotasi Shift Kerja, SOFI, NASA-TLXAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelelahan kerja subjektif dan beban kerja mental akibat ketidakteraturan rotasi shift kerja pada karyawan Alfamart Bungursari 2 Purwakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan sebagai responden penelitian. Penelitian ini menggunakan metode SOFI (Subjective Fatigue Occupational Survey) dan NASA-TLX (Task Load Index). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh populasi karyawan Alfamart Bungursari 2 Purwakarta yang berjumlah 5 orang responden dengan teknik total sampling (sensus). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelelahan kerja subjektif sebesar 4,14, yang termasuk kategori sedang. Sementara itu, rata-rata skor beban kerja mental sebesar 77,65, yang termasuk kategori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa meskipun tingkat kelelahan subjektif masih berada pada tingkat yang dapat ditoleransi, karyawan mengalami beban kerja mental yang tinggi akibat tuntutan pekerjaan, tekanan waktu, dan ketidakteraturan rotasi shift kerja. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan evaluasi terhadap sistem rotasi shift serta pengelolaan beban kerja untuk mengurangi risiko kelelahan, meningkatkan kenyamanan kerja, dan mendukung produktivitas serta kesehatan karyawan.
This study aimed to evaluate subjective work fatigue and mental workload caused by irregular work shift rotation among employees at Alfamart Bungursari 2 Purwakarta. The research employed a quantitative descriptive approach. Data were collected through questionnaires distributed to all employees as research respondents. Subjective work fatigue was measured using the Swedish Occupational Fatigue Inventory (SOFI), while mental workload was assessed using the NASA-Task Load Index (NASA-TLX). The results indicated that the average subjective work fatigue score was 4.14, which falls into the moderate category. Meanwhile, the average mental workload score was 77.65, categorized as high. These findings indicate that although employees' subjective fatigue remains at a tolerable level, they experience a high mental workload due to job demands, time pressure, and irregular shift rotation. Therefore, the company should evaluate its shift rotation system and workload management to minimize fatigue risks, improve employee comfort, and enhance productivity and occupational health.




