PENERAPAN KANDUNGAN SURAT AL HASYR AYAT 18 PADA PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM

Penulis

  • Afifah Qurrota A'yun Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani
  • Sarwadi Sulisno Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani

Kata Kunci:

Al Hasyr Ayat 18, Kandungan Ayat, Pemikiran PAI, Konsep Pendidikan Islam

Abstrak

Al Qur’an adalah kitab suci umat Islam. Setiap ayatnya memiliki kandungan yang relevan dan mendalam untuk berbagai sisi kehidupan. Surat Al Hasyr ayat 18 memiliki kandungan berupa pentingnya muhasabah diri berupa perencanaan masa depan dan pengawasan dalam setiap perbuatan. Al Qur’an adalah kitab suci umat Islam. Setiap ayatnya memiliki kandungan yang relevan dan mendalam untuk berbagai sisi kehidupan. Surat Al Hasyr ayat 18 memiliki kandungan berupa pentingnya ketaqwaan, muhasabah diri berupa perencanaan masa depan, dan pengawasan dalam setiap perbuatan. Ketiga hal tersebut sangat diperlukan dalam berbagai sisi kehidupan, terutama dalam Pendidikan agama Islam. Ketakwaan merupakan alat yang sangat efektif untuk ditanamkan pada pribadi guru dan peserta didik dalam berperilaku  sehari-hari. Taqwa merupakan aktifitas yang sangat dianjurkan untuk dimiliki setiap Muslim. Muhasabah atau intropeksi diri penting untuk dilaksanakan dalam proses pengembangan pendidikan untuk meningkatkan kualitas dalam setiap program yang akan dibuat. Adanya muhasabah akan sangat membantu perkembangan peserta didik dalam mengasah kemampuan mengendalikan diri dalam bersikap dan bertutur kata. Pengawasan berupa evaluasi juga merupakan komponen penting dalam sistematika perkembangan ilmu pendidikan Islam. Dengan adanya evaluasi, setiap pihak yang berada dalam lingkup program akan melaksanakan program tersebut dengan sebaik-baiknya dan akan memperhatikan detail yang diperlukan dalam pelaksanaan program tersebut. Kesesuaian dalam konsep pendidikan Islam dengan kandungan surat Al Hasyr ayat 18 menunjukkan bahwa Al-Quran sangat relevan dalam setiap ranah kehidupan, apapun itu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library reseach dengan menilik setiap bahasan dari buku, jurnal, artikel, dan karya ilmiah lainnya sesuai dengan pembahasan terkait. Hasil dari penelitian ini adalah adanya hubungan yang relevan dan sangat sesuai antara kandungan yang terdapat dalam surat Al Hasyr ayat 18 dengan konsep pendidikan Islam yang disampaikan oleh para ahli di bidang ini, seperti Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah, Imam Al Gazali, dan Imam Ibnu Rusyd

The Quran is the holy book of Muslims. Each verse contains relevant and profound content for various aspects of life. Surah Al-Hashr, verse 18, emphasizes the importance of piety, self-reflection (introspection) in the form of future planning, and self-control in every action. These three elements are essential in various aspects of life, especially in Islamic religious education. Piety is a highly effective tool to instill in teachers and students in their daily behavior. Piety is a highly recommended activity for every Muslim. Self-reflection, or self-reflection, is crucial in the educational development process to improve the quality of every program. This self-reflection will significantly assist students in honing their self-control in their behavior and speech. Supervision through evaluation is also a crucial component in the systematic development of Islamic education. With evaluation, all parties involved in the program will implement the program as well as possible and will pay attention to the necessary details. The suitability of the concept of Islamic education with the content of Surah Al-Hashr verse 18 shows that the Quran is very relevant in every realm of life, whatever it is. The method used in this study is library research by examining each discussion from books, journals, articles, and other scientific works according to the related discussion. The results of this study are a relevant and very appropriate relationship between the content of Surah Al-Hashr verse 18 and the concept of Islamic education conveyed by experts in this field, such as Imam Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah, Imam Al-Ghazali, and Imam Ibn Rushd..

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30