ANALISIS DESAIN GEOMETRIK JALAN PADA ALINYEMEN HORIZONTAL (TIKUNGAN) DENGAN METODE BINA MARGA DAN AASHTO

Studi Kasus: Jl. Genteng Kulon – Wonorekso, Kabupaten Banyuwangi

Penulis

  • Muhammad Izzul Fikri Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi
  • Heri Sujatmiko Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi
  • Yohanes Pracoyo Widi Prasetyo Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Kata Kunci:

Alinyemen Horizontal, Geometrik Jalan, Tikungan, PDGJ 2021, AASHTO 2018

Abstrak

Geometri jalan merupakan salah satu aspek penting yang memengaruhi keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran lalu lintas, khususnya pada alinyemen horizontal (tikungan). Ruas Jalan Genteng Kulon–Wonorekso, Kabupaten Banyuwangi merupakan jalan kolektor primer yang memiliki beberapa tikungan dengan jari-jari relatif kecil serta lebar perkerasan yang belum sepenuhnya memenuhi standar geometrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi desain geometrik alinyemen horizontal berdasarkan Pedoman Desain Geometrik Jalan (PDGJ) 2021 dan AASHTO 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan untuk memperoleh data geometrik jalan dan volume lalu lintas, serta data sekunder berupa fungsi dan status jalan. Analisis dilakukan terhadap parameter geometrik yang meliputi jari-jari tikungan, jenis tikungan, superelevasi, pelebaran perkerasan, dan jarak pandang menggunakan perangkat lunak Google Earth Pro, Global Mapper, dan AutoCAD Civil 3D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ruas jalan sepanjang 4 km terdapat 14 tikungan yang terdiri atas 8 tikungan Spiral–Circle–Spiral (SCS), 5 tikungan Spiral–Spiral (SS), dan 1 tikungan Full Circle (FC). Seluruh tikungan memiliki nilai superelevasi antara 3,0%–7,5% sehingga masih memenuhi batas maksimum 8% sesuai PDGJ 2021 dan AASHTO 2018. Namun, lebar lajur eksisting sebesar 6 m belum memenuhi ketentuan minimum sebesar 7 m, serta hasil evaluasi menunjukkan bahwa 12 dari 14 tikungan masih memerlukan pelebaran perkerasan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian dimensi geometrik pada beberapa tikungan agar sesuai dengan standar perencanaan yang berlaku.

Road geometric design plays a crucial role in ensuring traffic safety, driving comfort, and operational efficiency, particularly along horizontal alignments (curves). Genteng Kulon–Wonorekso Road in Banyuwangi Regency is classified as a primary collector road and contains several horizontal curves with relatively small radii and pavement widths that may not fully comply with current geometric design standards. This study aims to evaluate the geometric design of the road's horizontal alignment based on the Indonesian Road Geometric Design Guidelines (PDGJ) 2021 and the American Association of State Highway and Transportation Officials (AASHTO) 2018 standards. A quantitative descriptive approach was employed using field surveys to collect geometric and traffic data, complemented by secondary data on road classification and functional characteristics. The evaluation focused on curve radius, curve type, superelevation, pavement widening, and sight distance, utilizing Google Earth Pro, Global Mapper, and AutoCAD Civil 3D for geometric analysis. The results identified 14 horizontal curves along the 4 km study segment, consisting of eight Spiral–Circle–Spiral (SCS) curves, five Spiral–Spiral (SS) curves, and one Full Circle (FC) curve. All curves exhibited superelevation values ranging from 3.0% to 7.5%, satisfying the maximum allowable limit of 8% specified by both PDGJ 2021 and AASHTO 2018. However, the existing pavement width of 6 m does not meet the required minimum width of 7 m for a two-lane undivided primary collector road. Furthermore, the analysis indicates that 12 of the 14 curves require pavement widening to accommodate vehicle maneuverability and enhance traffic safety. Therefore, improvements to the geometric dimensions of several horizontal curves are recommended to achieve compliance with current design standards and improve the overall safety and comfort of road users

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30