KONTRIBUSI LEMBAGA PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN TAMAN KANAK-KANAK AL-QUR'AN (LPPTKA) TERHADAP PENGEMBANGAN LITERASI AL-QUR'AN ANAK USIA DINI DI KABUPATEN BONE

Penulis

  • Suaib IAIN BONE
  • Samsinar Syarifuddin IAIN BONE
  • Sultan Hasanuddin IAIN BONE
  • Sarifa Suhra IAIN BONE

Kata Kunci:

Literasi Al-Qur'an, Anak Usia Dini, LPPTKA, Pendidikan Nonformal

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan literasi Al-Qur'an anak usia dini, kontribusi Lembaga Pengembangan Pendidikan Taman Kanak-Kanak Al-Qur'an (LPPTKA), serta tantangan yang dihadapi di Kabupaten Bone. Lokasi penelitian mencakup tujuh unit TKA/TPA binaan DPD LPPTKA BKPRMI yang tersebar di Kecamatan Patimpeng, Bontocani, Kahu, Kajuara, Lappariaja, Ponre, dan Salomekko. Sumber data meliputi ketua LPPTKA, kepala unit, pendidik, serta orang tua/wali santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pendekatan yang digunakan meliputi pedagogis, psikologis, sosiologis, dan teologis normatif, dengan instrumen berupa pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi yang mencakup dimensi kognitif, afektif, psikomotorik, dan sosioreligius. Data dianalisis secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi LPPTKA Kabupaten Bone dalam pengembangan literasi Al-Qur'an anak usia dini telah berjalan secara terarah dan positif. Namun, masih diperlukan penguatan pada aspek pemerataan supervisi, standardisasi media pembelajaran, dan pelatihan tajwid berkelanjutan bagi pendidik. Temuan ini menjadi landasan bagi optimalisasi pemerataan pembinaan dan standardisasi mutu antarunit guna memperkuat pendidikan Al-Qur'an nonformal yang berkelanjutan. Secara konkret, penelitian ini berkontribusi dalam upaya mencetak generasi Qur'ani yang cerdas secara kognitif, berkarakter religius, dan berakhlak mulia, sekaligus mendukung penurunan angka buta aksara Al-Qur'an di Kabupaten Bone.

This study aims to analyze the development of early childhood Qur'anic literacy, the contribution of the Institute for the Development of Qur'anic Kindergarten Education (LPPTKA), and the challenges faced in Bone Regency. The research was conducted at seven TKA/TPA units under the supervision of the Regional Board of LPPTKA BKPRMI Bone Regency, spread across seven sub-districts: Patimpeng, Bontocani, Kahu, Kajuara, Lappariaja, Ponre, and Salomekko. Data sources included the chairperson of LPPTKA, unit heads, educators (ustaz/ustazah), and parents/guardians of the students. This study employed a descriptive qualitative research design, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The approaches applied were pedagogical, psychological, sociological, and normative-theological, with instruments consisting of interview guidelines, observation sheets, and documentation tools covering cognitive, affective, psychomotor, and socio-religious dimensions. The data were analyzed using deductive analysis. The findings reveal that the contribution of LPPTKA Bone Regency to the development of early childhood Qur'anic literacy has been well-directed and positive. Nevertheless, further strengthening is still required in terms of equitable supervision, standardization of instructional media, and continuous tajwid training for educators. These findings serve as a foundation for optimizing the equal distribution of guidance and quality standardization across units to reinforce sustainable non-formal Qur'anic education. Concretely, this research contributes to efforts to produce a Qur'anic generation that is cognitively intelligent, religiously characterized, and morally upright, while also supporting the reduction of Qur'anic illiteracy rates in Bone Regency.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-05