DAMPAK BERGANDA (MULTIPLIER EFFECT) TAMBANG BATU BARA TERHADAP EKONOMI MASYARAKAT DESA LUBUK BERNAI KECAMATAN BATANG ASAM KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT
Kata Kunci:
Pertambangan, Multiplier Effect, EkonomiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak berganda (multiplier effect) yang ditimbulkan oleh aktivitas pertambangan batu bara milik PT MJM terhadap peningkatan perekonomian masyarakat Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta mengkaji solusi yang dilakukan pemerintah dalam mengelola dampak tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari aparat desa, pihak perusahaan, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan PT MJM memberikan dampak langsung berupa penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan pendapatan sebagian masyarakat. Dampak tidak langsung terlihat dari tumbuhnya usaha kecil seperti warung makan, toko sembako, dan jasa transportasi yang berkembang akibat meningkatnya aktivitas ekonomi di sekitar tambang. Secara teoritis, nilai multiplier effect menunjukkan angka pengganda lebih dari satu, yang berarti setiap tambahan pendapatan dari sektor tambang berpotensi meningkatkan perputaran ekonomi di tingkat lokal. Namun, secara faktual, manfaat tersebut belum sepenuhnya merata karena keterbatasan jumlah tenaga kerja lokal yang terserap dan adanya dampak terhadap infrastruktur desa.
This study aims to analyze the multiplier effect generated by the coal mining activities of PT MJM on the economic improvement of the community in Lubuk Bernai Village, Batang Asam District, Tanjung Jabung Barat Regency, and to examine the government’s solutions in managing these impacts. This research employs a qualitative approach using observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The informants consist of village officials, company representatives, and local community members. The findings indicate that the presence of PT MJM has created direct impacts in the form of local labor absorption and increased household income for part of the community. Indirect impacts are reflected in the growth of small businesses such as food stalls, grocery shops, and transportation services that have developed due to the increased economic activities around the mining area. Theoretically, the multiplier effect value shows a coefficient greater than one, meaning that every additional income generated from the mining sector has the potential to stimulate broader economic circulation at the local level. However, in practice, the benefits have not been evenly distributed due to the limited number of local workers employed and the impact of mining activities on village infrastructure.




