EFEKTIVITAS EDUKASI ANTI-BULLYING TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA SEKOLAH DASAR TENTANG PERILAKU DAN PENCEGAHAN BULLYING DI DESA AMBARAWA BARAT
Kata Kunci:
Bullying, Edukasi Preventif, Sekolah Dasar, Pemahaman Siswa, Kuliah Kerja NyataAbstrak
Perundungan di sekolah dasar sering luput dari perhatian karena dianggap sebagai bagian wajar dari pergaulan anak. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan edukasi anti-bullying pada siswa sekolah dasar di Pekon Ambarawa Barat, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Lampung, serta menganalisis perubahan pemahaman siswa dan faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata pada 3–31 Agustus 2026 dan kajian literatur terhadap publikasi terbuka periode 2021–2026. Data kuantitatif pre-test dan post-test dari 45 siswa kelas 5 dan 6 pada tiga sekolah dasar digunakan sebagai data pendukung deskriptif. Hasil menunjukkan rata-rata skor pemahaman meningkat dari 33,49 menjadi 70,18, dengan selisih rata-rata 36,69 poin dan nilai signifikansi 0,000 pada ketiga sekolah. Perhitungan N-gain menempatkan seluruh sekolah pada kategori sedang (0,46–0,62). Observasi memperlihatkan pergeseran cara siswa memaknai ejekan: dari “candaan biasa” menjadi perilaku yang berpotensi menyakiti. Namun peningkatan tersebut masih terbatas pada ranah kognitif dan belum menyentuh perubahan perilaku, sehingga edukasi satu kali pertemuan perlu dilanjutkan melalui pelembagaan di tingkat sekolah sejalan dengan mandat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.




