PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PAKET WISATA BUATAN BERTEMA EDUKASI DI KAMPUNG EKOLOGI TEMAS, KOTA BATU
Kata Kunci:
Desa Wisata, Pendampingan, Paket WisataAbstrak
Kampung Ekologi Temas merupakan desa wisata yang terletak di Kota Batu, Jawa Timur. Kampung Ekologi Temas menjadi kawasan wisata berbasis lingkungan pedesaan yang memberdayakan masyarakat lokalnya. Kampung Ekologi Temas pernah menjadi salah satu desa wisata unggulan di Kota Batu. Namun, setelah pandemi melanda Kampung Ekologi Temas mengalami penutupan permanen. Masyarakat lokal yang sulit diajak mengembangkan desa kembali akibat tidak ada kegiatan kepariwisataan selama pandemi menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, tim bina desa dari program studi Pariwisata Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur hadir untuk membantu mengatasi permasalahan yang ada dengan melakukan kegiatan pendampingan. Kegiatan pendampingan yang dilakukan adalah pendampingan penyusunan paket wisata. Sebelumnya, Kampung Ekologi Temas tidak memiliki paket wisata sendiri, mereka melakukan kegiatan wisata tanpa mengatur jadwal dan penentuan dilakukan dengan manual. Kegiatan pendampingan dihadiri empat orang dari total sepuluh orang yang diundang. Kegiatan ini menghasilkan luaran berupa paket wisata buatan yang terdiri dari dua jenis, yaitu wisata satu hari dan wisata dua hari satu malam. Selama pendampingan berlangsung, masyarakat mampu diajak berdiskusi dengan baik dan harapannya masyarakat lain dapat memgikuti pelatihan dengan tema serupa guna meningkatkan keterampilannya dalam penyusunan paket wisata.
Kampung Ekologi Temas is a tourist village located in Batu City, East Java. Kampung Ekologi Temas is a rural environment-based tourism area that empowers the local community. However, after the pandemic hit Kampung Ekologi Temas experienced permanent closure. The local community was difficult to persuade to develop the village again, which became a major challenge. Therefore, the village development team from the Tourism study program of the Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” East Java was present to help overcome the existing problems by carrying out mentoring activities. The mentoring activity carried out is assistance in preparing tour packages. Previously, Kampung Ekologi Temas did not have its own tour packages, they conducted tourism activities without organizing schedules and determining them manually. The mentoring activity was attended by four people out of a total of ten people invited. This activity produced outputs in the form of artificial tour packages consisting of two types, one-day tours and two-day one-night tours. During the mentoring, the community was able to discuss well and it is hoped that other communities can participate in training with a similar theme to improve their skills in preparing tour packages.




