PELATIHAN DESA WISATA MELALUI EDUKASI WISATA MINUMAN PROBIOTIK PADA KAMPUNG EKOLOGI TEMAS
Kata Kunci:
Kampung Ekologi Temas, revitalisasi pariwisata, wisata edukasi, probiotik sari nanasAbstrak
Kampung Ekologi Temas adalah wisata terkenal yang dikenal karena keindahan alamnya dan beragam kegiatan edukasi lingkungan terdiri dari bank sampah, ecoprint, ecoenzim serta komposter. Namun, pandemi COVID-19 telah membawa perubahan signifikan dalam lanskap pariwisata di kampung ini. Kampung ini mengalami penurunan drastis dalam jumlah pengunjung, yang mengakibatkan penutupan permanen beberapa objek wisata. Hal ini menyoroti perlunya mendesain kembali potensi pariwisata kampung. Pengabdian ini bertujuan untuk merancang terobosan inovasi dalam pengembangan daya tarik Kampung Ekologi Temas melalui pendekatan edukasi wisata. Fokus utama dari terobosan ini adalah pengembangan pelatihan edukasi wisata produksi minuman probiotik dari sari nanas guna mengembangkan atraksi baru di Kampung Ekologi Temas. Strategi program ini dipilih karena mampu menggabungkan aspek pendidikan, kesehatan, dan kearifan lokal menjadi satu paket yang menarik bagi wisatawan. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini berupa tindakan yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat. Melalui serangkaian tahapan, termasuk observasi, identifikasi masalah, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini dapat menjadi panduan bagi pengelola dan pemangku kepentingan dalam upaya pengembangan desa wisata yang terdampak pandemi. Selain itu, pengembangan terobosan produksi probiotik ini diharapkan mampu meningkatkan minat kunjungan wisatawan, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal, serta melestarikan kearifan lokal dalam pengolahan produk probiotik dari sari nanas.
Kampung Ekologi Temas is a renowned tourist destination known for its natural beauty and various environmental education activities, including a waste bank, eco-printing, eco-enzymes, and composting. However, the COVID-19 pandemic has significantly altered the tourism landscape in this village. The village has experienced a drastic decline in the number of visitors, leading to the permanent closure of several tourist attractions. This highlights the need to redesign the village's tourism potential. This community service aims to design innovative breakthroughs in developing the appeal of Kampung Ekologi Temas through an educational tourism approach. The main focus of this breakthrough is the development of educational tourism training for the production of probiotic drinks from pineapple juice to create a new attraction in Kampung Ekologi Temas. This program strategy was chosen because it combines educational, health, and local wisdom aspects into an attractive package for tourists. The implementation method used in this community service involves active participation from the local community. Through a series of stages, obeservation, including problem identification, planning, implementation, and evaluation. The results of this activity can serve as a guide for managers and stakeholders in efforts to develop tourism villages affected by the pandemic. Furthermore, the development of this probiotic production breakthrough is expected to increase tourist visits, provide economic benefits to the local community, and preserve local wisdom in processing probiotic products from pineapple juice.




