WAYANG THENGUL SEBAGAI MEDIA WISATA BUDAYA UNTUK OPTIMALISASI LEISURE AND RECREATION DI KAMPOENG THENGUL BOJONEGORO

Penulis

  • Eka Puspita Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Muhammad Zakaria Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Alfina Kusuma Dewi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Anisa Adinda Rahma Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Vanesa Blessing Sanger Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Garsione Agni Andrea Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Kata Kunci:

Wayang Thengul, wisata budaya, leisure and recreation, Bojonegoro

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran Wayang Thengul sebagai media wisata budaya dan leisure di Kampoeng Thengul, Bojonegoro, menggunakan metode deskriptif kualitatif. Wayang Thengul, yang memiliki nilai budaya tinggi, memadukan cerita rakyat lokal dengan seni pertunjukan, menghasilkan hiburan yang mendidik dan memberikan efek terapeutik bagi penonton. Penelitian ini menemukan bahwa pertunjukan Wayang Thengul tidak hanya memberikan pelarian dari rutinitas sehari-hari, tetapi juga menjadi sarana ekspresi diri dan pemulihan kesejahteraan mental dan emosional. Wayang Thengul memiliki peran signifikan dalam meningkatkan pengalaman wisatawan dan mempromosikan budaya lokal. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya Wayang Thengul dalam konteks pariwisata budaya di Bojonegoro, serta potensi seni tradisional ini dalam memberikan manfaat edukatif dan terapeutik bagi masyarakat. Kesimpulannya, Wayang Thengul tidak hanya menjadi daya tarik wisata yang unik, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian dan promosi budaya lokal, sekaligus memberikan pengalaman yang memperkaya bagi wisatawan.

This study aims to explore the role of Wayang Thengul as a cultural tourism and leisure medium in Kampoeng Thengul, Bojonegoro, using a qualitative descriptive method. Wayang Thengul, which holds high cultural value, combines local folklore with performing arts, providing entertaining, educational, and therapeutic effects for the audience. The study found that Wayang Thengul performances not only offer an escape from daily routines but also serve as a means of self-expression and mental and emotional well-being recovery. Thus, Wayang Thengul plays a significant role in enhancing tourists' experiences and promoting local culture. The findings affirm the importance of Wayang Thengul in the context of cultural tourism in Bojonegoro and highlight the potential of this traditional art form to provide educational and therapeutic benefits to the community. In conclusion, Wayang Thengul not only serves as a unique tourist attraction but also contributes to the preservation and promotion of local culture, while offering enriching experiences for visitors.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-01