MENCARI KESEIMBANGAN DALAM HUKUM PERTAMBANGAN: MEMADUKAN KEPENTINGAN EKONOMI, SOSIAL, DAN LINGKUNGAN
Kata Kunci:
UU Minerba, Keseimbangan, penegak hukumAbstrak
Keseimbangan dalam hukum pertambangan penting untuk memadukan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan. Jurnal ini membahas tentang pentingnya menemukan titik temu antara ketiga aspek tersebut untuk menciptakan keberlanjutan dalam industri pertambangan. Dalam konteks ini, aspek ekonomi mencakup pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan kontribusi terhadap perekonomian negara. Aspek sosial meliputi partisipasi masyarakat, hak-hak pekerja, dan dampak sosial dari kegiatan pertambangan. Di sisi lain, aspek lingkungan berfokus pada perlindungan ekosistem, pengelolaan limbah, dan pengurangan dampak lingkungan. Penelitian ini menganalisis berbagai peraturan hukum yang mengatur pertambangan untuk mencapai keselarasan antara manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan, serta didalamnya terdapat tantangan dan solusi. Selain itu, mencapai keseimbangan yang diinginkan memerlukan keterlibatan aktif berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah, perusahaan pertambangan, masyarakat lokal, dan LSM.
Balance in mining law is important to combine economic, social and environmental benefits. This journal discusses the importance of finding common ground between these three aspects to create sustainability in the mining industry. In this context, economic aspects include economic growth, job creation, and contribution to the country's economy. Social aspects include community participation, workers' rights, and the social impact of mining activities. On the other hand, the environmental aspect focuses on protecting ecosystems, managing waste, and reducing environmental impacts. This research analyzes various legal regulations that regulate mining to achieve harmony between economic, social and environmental benefits, as well as challenges and solutions. In addition, achieving the desired balance requires the active involvement of various stakeholders such as government, mining companies, local communities and NGOs.


