ISU ISU BIOLOGI MODERN DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Kata Kunci:
Biologi Modern, Rekayasa Genetika, CRISPR, Sel Punca, Kloning, Teori Evolusi, Perspektif, Islam, Syariah, Etika, BiomedisAbstrak
Berbagai masalah kontroversial yang ditimbulkan oleh kemajuan biologi kontemporer menuntut pertimbangan etika dan moral. Pertanyaan mendalam tentang batas-batas intervensi manusia terhadap kehidupan telah muncul karena teknologi seperti rekayasa genetika (CRISPR), kloning, dan penelitian sel punca. Nilai tauhid, maqashid syariah, dan prinsip maslahat mafsadat membentuk inti dari masalah-masalah ini dari sudut pandang Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji lebih lanjut dari tiga isu utama biologi modern rekayasa genetika, sel punca dan kloning, serta teori evolusi dari sudut pandang hukum Islam, filosofis Islam, dan pandangan ulama. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah literatur biologi, Al-Qur'an, hadits, fatwa ulama, dan jurnal ilmiah terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam memberikan kerangka etis yang fleksibel namun berprinsip, teknologi biologis dibolehkan selama membawa Kebaikan, tidak melanggar kehormatan kehidupan, dan sejalan dengan tujuan syariah. Rekayasa genetika untuk pengobatan dapat dibenarkan, sementara kloning manusia ditolak karena mengancam martabat kemanusiaan. Teori evolusi dapat diterima sebagai penjelasan ilmiah dengan catatan tidak menafikan peran Allah sebagai Pencipta.


