PERAN GURU SEBAGAI KONSELOR DALAM BIMBINGAN BELAJAR

Penulis

  • Rizka Amanda Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Nadiatusshalihah Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Hijriati Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Kata Kunci:

Peran Guru, Konselor, Bimbingan Belajar, Anak Usia Dini, TKIT

Abstrak

Guru taman kanak-kanak (TK) umumnya merangkap sebagai pendidik sekaligus konselor bagi anak karena sebagian besar lembaga belum memiliki guru bimbingan dan konseling khusus. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru sebagai konselor dalam bimbingan belajar anak usia dini di TKIT Dewan Dakwah, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi langsung, dokumentasi foto kegiatan, dan studi literatur, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran guru sebagai konselor dalam bimbingan belajar terwujud melalui enam fungsi, yaitu pengamat kebutuhan belajar, pembimbing dalam kegiatan bermain-belajar, motivator, fasilitator lingkungan belajar, penghubung dengan orang tua, dan evaluator perkembangan anak. Lingkungan kelas yang kaya media, pajangan karya anak, serta kegiatan prakarya berkelompok kecil menjadi sarana bimbingan yang kontekstual, sedangkan perilaku anak yang sangat aktif menuntut pengelolaan kelas yang empatik. Kendala yang dihadapi mencakup rangkap tugas guru, keterbatasan waktu, dan belum optimalnya keterlibatan orang tua. Dapat disimpulkan bahwa guru TKIT berperan strategis sebagai konselor bimbingan belajar, sehingga penguatan kompetensi konseling guru dan kemitraan dengan orang tua perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Kindergarten teachers generally serve as educators and counselors at the same time because most institutions do not yet have a dedicated guidance and counseling teacher. This study aims to describe the teacher's role as a counselor in learning guidance for young children at TKIT Dewan Dakwah, Aceh Besar Regency. The study used a descriptive qualitative approach with direct observation, photographic documentation of activities, and a literature review, analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that the teacher's counseling role in learning guidance is realized through six functions: observer of learning needs, guide during play-based learning, motivator, facilitator of the learning environment, liaison with parents, and evaluator of child development. A media-rich classroom, displays of children's work, and small-group craft activities serve as contextual guidance tools, whereas highly active child behavior demands empathetic classroom management. The obstacles include teachers' dual duties, limited time, and parents' involvement that is not yet optimal. It can be concluded that Islamic integrated kindergarten teachers play a strategic role as learning guidance counselors; therefore, strengthening teachers' counseling competence and partnership with parents should be carried out continuously.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-31