EKSPLOITASI SDA TIDAK TERBARUKAN: SOLUSI PERTUMBUHAN EKONOMI ATAU ANCAMAN BAGI GENERASI MENDATANG
Kata Kunci:
Eksploitasi Sumber Daya Alam Tidak Terbarukan, Pertumbuhan Ekonomi, Kerusakan Lingkungan, Keberlanjutan, Generasi MendatangAbstrak
Sumber daya alam tidak terbarukan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui peningkatan pendapatan negara, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan industri. Namun, eksploitasi yang tidak dikelola secara bertanggung jawab dapat menimbulkan kerusakan lingkungan, konflik sosial, serta ancaman terhadap keberlanjutan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran eksploitasi sumber daya alam tidak terbarukan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, mengidentifikasi dampak ekonomi dan lingkungan yang ditimbulkan, serta mengkaji implikasinya terhadap kesejahteraan generasi mendatang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, laporan penelitian, data Badan Pusat Statistik, dan publikasi resmi lembaga pemerintah yang relevan. Kebaruan kajian ini terletak pada pembahasan terpadu mengenai manfaat ekonomi eksploitasi sumber daya alam tidak terbarukan, biaya kerusakan lingkungan, dampak sosial, serta risiko keterbatasan sumber daya terhadap keberlanjutan kesejahteraan generasi mendatang. Hasil kajian menunjukkan bahwa eksploitasi sumber daya alam tidak terbarukan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi manfaatnya perlu dinilai dengan mempertimbangkan dampak lingkungan, pemerataan manfaat ekonomi, dan ketergantungan terhadap sektor pertambangan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan pertambangan, pelaksanaan reklamasi dan pemulihan lingkungan, diversifikasi ekonomi, serta pemanfaatan pendapatan sumber daya alam untuk pembangunan jangka panjang dan pengembangan energi terbarukan. Dengan demikian, eksploitasi sumber daya alam tidak terbarukan dapat mendukung pembangunan berkelanjutan apabila dikelola secara bertanggung jawab dengan memperhatikan kesejahteraan masyarakat saat ini dan kepentingan generasi mendatang.
Non-renewable natural resources play a vital role in supporting Indonesia’s economic growth through increased government revenue, job creation, and industrial development. However, exploitation that is not managed responsibly can lead to environmental damage, social conflict, and threats to sustainable development. This study aims to analyze the role of the exploitation of non-renewable natural resources in driving economic growth, identify the resulting economic and environmental impacts, and examine its implications for the well-being of future generations. This study employs a qualitative descriptive method using a literature review approach. Data were obtained from scientific journals, books, research reports, data from the Central Statistics Agency, and official publications from relevant government agencies. The novelty of this study lies in its integrated discussion of the economic benefits of exploiting non-renewable natural resources, the costs of environmental damage, social impacts, and the risks posed by resource scarcity to the sustainability of the well-being of future generations. The results of the study indicate that the exploitation of non-renewable natural resources can be a driver of economic growth; however, its benefits must be assessed by considering environmental impacts, the equitable distribution of economic benefits, and dependence on the mining sector. Therefore, it is necessary to strengthen mining oversight, implement reclamation and environmental restoration, pursue economic diversification, and utilize revenue from natural resources for long-term development and the expansion of renewable energy. Thus, the exploitation of non-renewable natural resources can support sustainable development if managed responsibly, taking into account the well-being of current communities and the interests of future generations.


