KONSEP DASAR PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Penulis

  • Cut Intan Suwandi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Rita Elviani Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Hijriati Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Kata Kunci:

Konsep Dasar, Anak Usia Dini, Perkembangan Anak, Belajar Melalui Bermain, Pendekatan Holistik

Abstrak

Konsep dasar anak usia dini perlu dipahami secara utuh agar penyelenggaraan pendidikan tidak berhenti pada persiapan akademik. Artikel ini menguraikan hakikat, karakteristik, landasan teoretis, aspek perkembangan, dan prinsip pendidikan anak usia dini serta peran lingkungan di sekitarnya. Penelitian menggunakan studi kepustakaan dengan analisis isi tematik terhadap dua artikel jurnal utama, teori perkembangan klasik, dan regulasi nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa anak usia dini (0–6 tahun) adalah pribadi unik yang belajar secara aktif melalui bermain dan pengalaman langsung, dengan enam aspek perkembangan yang saling terkait. Oleh karena itu, pendidikan anak usia dini harus berpusat pada anak, bersifat holistik, dan melibatkan keluarga serta masyarakat. Pemahaman terhadap konsep dasar ini menjadi syarat bagi pendidik dan orang tua dalam merancang stimulasi yang tepat.

A sound grasp of the basic concepts of early childhood is needed so that early childhood education does not stop at academic preparation. This article examines the nature, characteristics, theoretical foundations, developmental aspects, and learning principles of early childhood, together with the role of the surrounding environment. The study is a literature review using thematic content analysis of two main journal articles, classic developmental theories, and national regulations. The findings show that young children (0–6 years) are unique individuals who learn actively through play and direct experience, across six interrelated developmental aspects. Early childhood education should therefore be child-centered, holistic, and carried out in partnership with families and communities. Understanding these concepts is a prerequisite for educators and parents to provide appropriate stimulation.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-31