PENERAPAN SAFETY MANAGEMENT SYSTEM (SMS) DI SISI UDARA BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN AJI MUHAMMAD SULAIMAN SEPINGGAN BALIKPAPAN
Kata Kunci:
Safety Management System, Sisi Udara, Pengoperasian KendaraanAbstrak
Studi ini bertujuan guna mengevaluasi sejauh mana penerapan struktur Manajemen Keamanan (Safety Management System) di area udara (apron) Bandara Internasional Sultan Aji Muhamad Sulaiman, Sepinggan, Balikpapan, khususnya berkorelasi operasional kendaraan, selaras dengan Regulasi Direktur Jenderal Perkorelasi Udara Nomor: SKEP/223/X/2009 yang mengatur petunjuk dan prosedur implementasi struktur Manajemen Keamanan Operasi Bandara. Studi diimplementasikan di daerah apron dengan metode pengumpulan data melewati studi pustaka serta studi lapangan yang mencakup penggunaan checklist dan wawancara. Lima orang informan terlibat dalam studi ini, yang diimplementasikan dengan metodologi deskriptif kualitatif. PT. Angkasa Pura I (Persero) sebagai pengelola Bandara Internasional Sultan Aji Muhamad Sulaiman, Sepinggan, Balikpapan, telah mengimplementasikan struktur Manajemen Keamanan yang mencakup wewenang keamanan, manajemen risiko keamanan, jaminan keamanan, dan promosi keamanan. Hasil studi mengindikasikan bahwasanya level kesesuaian penerapan struktur Manajemen Keamanan di area udara (apron), khususnya dalam operasional kendaraan sebanyak 94,1%. Namun, terdapat dua aspek yang belum sesuai, yakni adanya instrumen atau kendaraan yang seharusnya tidak berada di area pergerakan kapan saja serta kurangnya panduan dalam penempatan instrumen atau kendaraan di dekat pesawat udara.
This study seeks to evaluate the appropriateness of implementing a Safety Management System (SMS) on the airside (apron) of Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan International Airport in Balikpapan, with a specific emphasis on vehicle operations. This evaluation aligns with the Director General of Civil Aviation Regulation Number: SKEP/223/X/2009, which provides the Guidelines and Procedures for Executing the Safety Management System in Airport Operations. The research was conducted at the apron area, utilizing both literature review and field research methods, including the use of checklists and interviews. A total of five informants participated in the study, which employed a qualitative descriptive methodology. PT. Angkasa Pura I (Persero), the entity managing Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan International Airport in Balikpapan, has adopted a Safety Management System that includes safety policy, safety risk management, safety assurance, and safety promotion. The results of the study revealed that the implementation of the Safety Management System on the airside (apron), particularly in vehicle operations, achieved a compliance level of 94.1%. Nonetheless, there were two areas that did not meet the required standards: the presence of inappropriate equipment or vehicles within the movement area at all times, and the absence of guidelines for the placement of equipment or vehicles near aircraft.


