ANALISIS KESULITAN MEMBACA INTENSIF PADA ANAK USIA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
(STUDI KASUS PADA RM)
Kata Kunci:
keterampilan membaca, kesulitan membaca, membaca intensif, teks deskripsiAbstrak
Permasalahan utama pada penelitian ini ialah kesulitan membaca intensif yang dialami oleh peserta didik, permasalahan tersebut dilatar belakangi salah satunya oleh faktor internal yang dapat mempengaruhi kesulitan membaca intesif tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan membaca intensif pada anak usia sekolah menengah pertama serta mengetahui sejauh mana kesulitan dan kemampuan peserta didik dalam membaca intensif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP 19 Muhammadiyah Sawangan. Data penelitian diperoleh dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi mengenai kesulitan membaca intensif. Pendekatan penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data pada penelitian ini data pokok (primer). Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan model Miles and Huberman, meliputi: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian melalui data tersebut dapat disimpulkan bahwa kesulitan membaca intensif yaitu: tidak mampu memahami tanda baca, tidak lancar dalam membaca, tidak sepenuhnya mampu memahami isi bacaan. Faktor penghambat peserta didik dalam kesulitan membaca intensif yaitu: keluarga yang kurang memberikan dukungan belajar, peserta didik pernah mengalami bully, kurangnya strategi dalam mengajar serta faktor perceraian kedua orangtua.
The main problem in this research is students’ difficulty to learn intensive reading. The problem is because of one of the internal factors that can affect the difficulty of intensive reading. This study aims to describe the difficulties of intensive reading in Junior High School students. It also to find out the extent of the difficulties and the ability of intensive reading students. This research was conducted at SMP 19 Muhammadiyah, Sawangan, Depok, West Java. The research data were obtained by conducting observations, interviews and documentation regarding intensive reading difficulties. This research approach is descriptive qualitative with the type of case study research. The data source in this research is primary data. Techniques used for data collection are through observation, interviews and documentation. The data analysis technique used in this research uses the Miles and Huberman model, including: data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of the research through the data can be concluded that the difficulties of intensive reading are: not able to understand punctuation, not fluent in reading, not fully able to understand the content of reading. The inhibiting factors for students in intensive reading difficulties are: lack of learning support from the parents, students are bullying victims, lack of strategies in teaching and students are the victims of parental divorce.


