PEMANFAATAN FILM “SEMESTA” SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF DALAM PEMBELAJARAN KERAGAMAN AKTIVITAS EKONOMI MASYARAKAT DI KELAS VIII MTsN 10 BLITAR
Kata Kunci:
Film Semesta, Media Alternatif, Pembelajaran IPSAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan film dokumenter Semesta sebagai media alternatif serta hasil pemanfaatannya dalam pembelajaran Keragaman Aktivitas Ekonomi Masyarakat di kelas VIII MTsN 10 Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sebagai teknik keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan film Semesta dilakukan dengan menggunakan potongan adegan yang relevan dengan materi Keragaman Aktivitas Ekonomi Masyarakat. Adegan yang dipilih menampilkan kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi di berbagai daerah di Indonesia yang sesuai dengan konteks pembelajaran IPS. Pemanfaatan media ini membantu peserta didik mengaitkan konsep abstrak dengan realitas kehidupan nyata melalui visualisasi yang konkret dan kontekstual.
This study aims to describe the utilization of the documentary film Semesta as an alternative learning media and its outcomes in teaching the topic of Economic Activity Diversity in eighth-grade students at MTsN 10 Blitar. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, with triangulation used to ensure data validity. The findings show that the film Semesta was utilized by selecting relevant scenes aligned with the topic of Economic Activity Diversity. The selected scenes depicted production, distribution, and consumption activities across various regions in Indonesia, which are relevant to the Social Studies learning context. The use of this media helped students connect abstract concepts with real-life situations through concrete and contextual visual representations.


