PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSI REMAJA DI MADRASAH TSANAWIYAH

Penulis

  • Laila Ramadani Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Rahmi Utami Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Deswita Alfiska Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Kata Kunci:

Motivasi Belajar, Lingkungan Keluarga, Emosi Remaja, Pendidikan Agama Islam

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan lingkungan keluarga terhadap perkembangan emosi remaja di Madrasah Tsanawiyah. Perkembangan emosi yang stabil sangat diperlukan oleh siswa remaja dalam proses pembelajaran, khususnya dalam internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan sampel siswa di wilayah Binjai. Data dikumpulkan melalui angket (kuesioner) yang telah divalidasi dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan, motivasi belajar dan keharmonisan lingkungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap kematangan emosi remaja. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara guru PAI dan orang tua dalam menjaga stabilitas emosional anak demi capaian akademik yang optimal.

This study aims to determine the effect of learning motivation and the family environment on adolescent emotional development in Madrasah Tsanawiyah. Stable emotional development is highly needed by adolescent students in the learning process, particularly in internalizing Islamic Education (PAI) values. The research method used is associative quantitative with student samples in the Binjai region. Data were collected through validated questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The results showed that partially and simultaneously, learning motivation and family environment harmony significantly influence adolescent emotional maturity. The implications of this study emphasize the importance of synergy between PAI teachers and parents in maintaining children's emotional stability for optimal academic achievement.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30