FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA BINJAI MENGGUNAKAN METODE REGRESI LINIER BERGANDA

Penulis

  • Askia S Universitas Sumatera Utara
  • Asima Manurung Universitas Sumatera Utara
  • Mardiningsih Universitas Sumatera Utara
  • Muhammad Romy Syahputra Universitas Sumatera Utara

Kata Kunci:

Jumlah Penduduk, Penduduk Miskin, Pengangguran, Laju Pertumbuhan Ekonomi, Regresi Linier Berganda

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana penduduk, kemiskinan, dan pengangguran mempengaruhi pertumbuhan ekonomi kota Binjai antara tahun 1995 dan 2024. Pertumbuhan ekonomi merupakan variabel dependen, dan metode yang digunakan adalah regresi linier berganda. Dengan nilai signifikansi 0.000, uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa ketiga variabel independen tersebut secara signifikan mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi. Jumlah penduduk miskin tidak memiliki pengaruh parsial, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikansi di atas 0,05, sementara variabel penduduk dan pengangguran memiliki pengaruh yang signifikan, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikansi masing-masing. Namun, arah hubungan variabel penduduk memiliki dampak positif, sedangkan pengangguran dan penduduk miskin memiliki dampak negatif. Dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,927, model ini dapat menjelaskan 92,7% variasi dalam laju pertumbuhan ekonomi, dengan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya. Hasil ini menyarankan perlunya penelitian lebih lanjut tentang hubungan antara faktor-faktor tersebut dalam penelitian mendatang dengan data dan variabel yang lebih banyak.

The purpose of this study is to examine how population, poverty, and unemployment affect the economic growth of Binjai City between 1995 and 2024.  Economic growth is the dependent variable, and the method used is multiple linear regression.  With a significance value of 0.000, the simultaneous test (F test) shows that the three independent variables significantly affect the pace of economic growth. The number of poor people has no partial effect, as indicated by a significance value above 0.05, while the population and unemployment variables have a significant effect, as indicated by their respective significance values. However, the direction of the relationship between the population variable has a positive impact, while unemployment and the poor population have a negative impact. With a coefficient of determination (R2) of 0.927, the model can account for 92.7% of the variation in the economic growth rate, with the remaining portion being impacted by extraneous factors.  These results suggest that more investigation into the link between factors is necessary in future research with more data and variables.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30