PERAN PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DALAM MENANAMKAN NILAI TOLERANSI ANTARUMAT BERAGAMA
Kata Kunci:
Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, Toleransi Beragama, Pendidikan Karakter, Kerukunan Antarumat Beragama, Nilai Moderasi, Sikap Sosial SiswaAbstrak
Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam memiliki peran penting dalam menanamkan nilai toleransi antarumat beragama pada peserta didik. Melalui pemahaman terhadap sejarah perkembangan Islam, siswa dapat mengenal sikap saling menghargai, menghormati perbedaan, serta membangun kehidupan sosial yang harmonis. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dalam membentuk sikap toleransi di lingkungan pendidikan. Materi sejarah Islam yang memuat kisah dakwah Rasulullah SAW, Piagam Madinah, serta hubungan sosial antara umat Islam dan non-Muslim menjadi sumber pembelajaran yang mampu menanamkan nilai persaudaraan, keadilan, dan sikap moderat. Proses pembelajaran yang dilakukan secara interaktif juga membantu siswa memahami pentingnya hidup berdampingan di tengah keberagaman agama dan budaya. Selain itu, guru memiliki peran strategis dalam memberikan teladan sikap toleran melalui metode pembelajaran yang komunikatif dan humanis. Dengan demikian, pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam tidak hanya berfungsi sebagai penyampaian pengetahuan sejarah, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter peserta didik agar memiliki sikap terbuka, menghargai perbedaan, dan mampu menjaga kerukunan antarumat beragama dalam kehidupan sehari-hari.
Islamic Cultural History learning has an important role in instilling the values of religious tolerance among students. Through understanding the history of Islamic civilization, students are able to learn attitudes of mutual respect, appreciation for differences, and harmonious social interaction. This study aims to describe the role of Islamic Cultural History learning in shaping tolerant attitudes within educational environments. Historical materials containing the stories of the Prophet Muhammad’s preaching, the Charter of Medina, and social relations between Muslims and non-Muslims become valuable learning sources in developing values of brotherhood, justice, and moderation. Interactive learning processes also help students understand the importance of living together peacefully in the midst of religious and cultural diversity. In addition, teachers hold a strategic role in providing examples of tolerant behavior through communicative and humanistic teaching methods. Therefore, Islamic Cultural History learning not only functions as the delivery of historical knowledge, but also as a medium for character building so that students develop open-minded attitudes, respect differences, and maintain harmony among religious communities in everyday life


