PENINGKATAN TATA KELOLA KEUANGAN UMKM RITEL MELALUI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA PADA “WARUNG ANAS”
Kata Kunci:
UMKM, Tata Kelola Keuangan, Laporan Keuangan Sederhana, Pencatatan Keuangan, Warung AnasAbstrak
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun masih banyak pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, terutama dalam penyusunan laporan keuangan. Warung Anas sebagai salah satu UMKM ritel masih melakukan pencatatan keuangan secara sederhana sehingga informasi mengenai kondisi keuangan usaha belum tersaji secara sistematis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola keuangan Warung Anas melalui penyusunan laporan keuangan sederhana yang meliputi pencatatan transaksi, penyusunan laporan laba rugi, dan laporan posisi keuangan.Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, pendampingan, dan penyusunan laporan keuangan berdasarkan data transaksi usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan laporan keuangan sederhana mampu membantu pemilik usaha dalam mengetahui jumlah pendapatan, biaya, laba usaha, serta posisi aset dan modal secara lebih jelas. Selain itu, laporan keuangan yang tersusun secara sistematis dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan usaha dan meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan. Dengan demikian, penyusunan laporan keuangan sederhana pada Warung Anas berkontribusi terhadap peningkatan tata kelola keuangan UMKM sehingga usaha dapat dikelola secara lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.
.


