KAJIAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA PADA ROKOK ELEKTRIK SERTA DAMPAKNYA PADA KESEHATAN

Penulis

  • Nia Ramadhani Siregar Universitas Negeri Medan
  • Prilly Rismawany Universitas Negeri Medan
  • Shafiah Azzahra Universitas Negeri Medan
  • Yuliana Sari Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Rokok, Elektrik, Kandungan, Dampak

Abstrak

Rokok elektrik adalah alat seperti rokok yang menghasilkan uap tanpa proses pembakaran, tetapi uap yang dihasilkan dari proses penguapan hasil pemanasan dari cairan seperti propilen glikol. Rokok elektrik terdiri dari tiga komponen, yaitu: plastic cartridge yang berfungsi sebagai alat pengisap dan cartridge yang berisi cairan, atomizer yang berfungsi untuk menguapkan cairan, dan baterai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kandungan bahan kimia berbahaya yang terdapat dalam rokok elektrik, mengetahui dampak penggunaan rokok elektrik pada kesehatan, serta mengetahui persepsi tentang rokok elektrik dari penggunanya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui beberapa tahapan, yaitu observasi dengan kuesioner dan kajian literatur, dimana artikel dikumpulkan dari berbagai sumber terpercaya, dengan kriteria artikel yang digunakan adalah yang diterbitkan dalam 15 tahun terakhir dengan total 10 literatur. Berdasarkan artikel yang dikumpulkan terdapat berbagai macam kandungan bahan kimia berbahaya dalam rokok elektrik. Studi literatur menunjukkan bahwa rokok elektrik mengandung nikotin, propilen glikol dan gliserin nabati, formaldehida dan acrolein, vitamin E asetat, serta kadmium, arsenik, merkuri, timbal, kromium, aluminium, besi, timah dan nikel. Bahan-bahan ini diketahui memiliki efek toksik dan karsinogenik. Dampak yang ditimbulkan dari penggunaan rokok elektrik antara lain, dapat menyebabkan peningkatan detak jantung, menyebabkan iritasi pernapasan yang signifikan dan meningkatkan kejadian asma, menyebabkan kerusakan DNA dan dalam waktu panjang akan memicu kanker, merusak lapisan fosfolipid bilayer dan dapat menurunkan efektivitas surfaktan paru, serta dapat menyebabkan transformasi sel yang menyebabkan kanker dan tumor. Dari hasil observasi yang telah dilakukan, pengguna rokok elektrik menunjukkan kesadaran dan kekhawatiran yang signifikan terhadap potensi risiko kesehatan yang terkait dengan produk ini. Pengguna juga mengandalkan berbagai sumber informasi, dan ada dukungan kuat untuk regulasi yang lebih ketat serta kebutuhan akan transparansi informasi pada label produk.

E-cigarettes are cigarette-like devices that produce steam without a combustion process, but the steam produced from the evaporation process results from heating a liquid such as propylene glycol. E-cigarettes consist of three components, namely: a plastic cartridge that functions as a suction device and a cartridge that contains liquid, an atomizer that functions to evaporate liquid, and a battery. The purpose of this study was to examine the content of harmful chemicals contained in e-cigarettes, determine the impact of e-cigarette use on health, and determine the perception of e-cigarettes from users. The research method used is descriptive quantitative through several stages, namely observation by questionnaire and literature review, where articles are collected from various reliable sources, with the criteria used are articles published in the last 10 years with a total of 10 literature. Based on the articles collected, there are various kinds of harmful chemicals in e-cigarettes. Literature studies show that e-cigarettes contain nicotine, propylene glycol and vegetable glycerin, formaldehyde and acrolein, vitamin E acetate, as well as cadmium, arsenic, mercury, lead, chromium, aluminum, iron, lead and nickel. These ingredients are known to have toxic and carcinogenic effects. The impact of e-cigarette use, among others, can cause an increase in heart rate, cause significant respiratory irritation and increase the incidence of asthma, cause DNA damage and in the long term will trigger cancer, damage the phospholipid bilayer layer and can reduce the effectiveness of pulmonary surfactants, and can cause cell transformation that causes cancer and tumors. From the observations that have been made, e-cigarette users show significant awareness and concern for the potential health risks associated with these products. Users also rely on a variety of information sources, and there is strong support for stricter regulation as well as the need for transparency of information on product labels.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30