KRISIS IDENTITAS NASIONAL PADA ERA GLOBALISASI
Kata Kunci:
Globalisasi, Identitas Nasional, IPTEK, KrisisAbstrak
Sebagai warga negara yang baik, generasi muda harus memahami identitas nasional dan tujuan. Identitas merupakan sebuah ciri yang menjadi penanda suatu bangsa dan menjadi pembeda dengan negara lain. Dalam konteks nasional, identitas nasional biasanya mengacu pada adat istiadat, kebudayaan, dan karakter suatu bangsa, sedangkan dalam konteks negara, identitas nasional dapat tercermin melalui simbol-simbol kenegaraan seperti Pancasila, UUD NRI 1945, bendera merah putih, bahasa nasional, lagu kebangsaan, dan bentuk NKRI. Identitas nasional tentu saja memegang peranan penting dalam keberlangsungan hidup dan masa depan bangsa karena di dalamnya memuat nilai-nilai budaya yang memiliki kesamaan karakteristik, fisik, cita-cita, serta tujuan yang ingin dicapai oleh suatu bangsa itu sendiri. Karena identitas nasional mempengaruhi masa depan negara, maka penting untuk ditanamkan pada generasi muda, khususnya pada pelajar. Banyak bidang kehidupan telah berubah di zaman modern ini, dan sebagian besar orang pasti menyadari perubahan ini. Salah satu penyebabnya adalah dampak globalisasi. Banyak sekali budaya asing masuk dan berkembang di kalangan masyarakat terutama pada generasi muda. Hal itu tentu saja mengancam dan membahayakan identitas nasional jika tidak terkendali. Khususnya di kalangan generasi muda terutama pelajar yang lebih rentan terhadap dampak globalisasi, krisis identitas nasional mungkin akan muncul. Oleh karena itu, penting untuk melestarikan nilai-nilai budaya sebagai bagian dari jati diri bangsa yang kian menghilang. Selain itu, perlu adanya strategi atau inisiatif untuk meningkatkan kesadaran identitas nasional di kalangan generasi muda, khususnya pelajar, sekaligus menyikapi kemajuan IPTEK di zaman modern ini.
As good citizens, the younger generation must understand national identity and goals. Identity is a characteristic that marks a nation and differentiates it from other countries. In the national context, national identity usually refers to the customs, culture and character of a nation, while in the state context, national identity can be reflected through state symbols such as Pancasila, the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, the red and white flag, the national language, the national anthem, and the form of the Republic of Indonesia. National identity of course plays an important role in the survival and future of the nation because it contains cultural values that have similar characteristics, physical characteristics, ideals and goals that a nation itself wants to achieve. Because national identity influences the future of the country, it is important to instill it in the younger generation, especially students. Many areas of life have changed in modern times, and most people are certainly aware of these changes. One cause is the impact of globalization. Many foreign cultures have entered and developed among society, especially among the younger generation. This of course threatens and endangers national identity if it is not controlled. Especially among the younger generation, especially students, who are more vulnerable to the impacts of globalization, a national identity crisis may emerge. Therefore, it is important to preserve cultural values as part of national identity which is increasingly disappearing. Apart from that, there needs to be a strategy or initiative to increase awareness of national identity among the younger generation, especially students, as well as responding to advances in science and technology in this modern era.


