PERBANDINGAN FIKIH KLASIK DAN KONTEMPORER TENTANG KONSEP GENDER

Penulis

  • Nurfianalisa UniversitasIslam Negeri Alauddin Makassar
  • Abd. Rauf Muhammad Amin UniversitasIslam Negeri Alauddin Makassar
  • Muhammad Shuhufi UniversitasIslam Negeri Alauddin Makassar

Kata Kunci:

Fiqih Klasik, Kontemporer, Gender

Abstrak

Wacana gender dalam beberapa tahun terakhir marak dibicarakan dalam berbagai literatur yang berorientasi pada kebenaran yang merupakan bagian dari pemikiran liberal. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis konsep gender berdasarkan perspektif fikih klasik dan kontemporer melalui analisis sosial hukum Islam yang dipengaruhi oleh kondisi sosio kultural, waktu dan tempat. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu studi literatur. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa fikih klasik memandang gender yang merupakan pembagian peran perempuan dan laki-laki tidaklah sama, sedangkan fikih kontemporer memandang gender yang merupakan pembagian peran perempuan dan laki-laki memiliki kedudukan yang sama dan sejajar. Islam mengajarkan persamaan antara manusia, baik laki-laki maupun Perempuan, perbedaan yang meninggikan ataupun merendahkan hanyalah tingkat ketakwaan dan pengabdiannya kepada Allah swt.

In recent years, gender discourse has been widely discussed in various truth-oriented literature which is part of liberal thought. This paper aims to analyze the concept of gender based on classical and contemporary jurisprudence perspectives through social analysis of Islamic law which is influenced by socio-cultural conditions, time and place. The method used in collecting data is literature study. The results of this study show that classical jurisprudence views gender as the division of roles between women and men as not being the same, whereas contemporary jurisprudence views gender as the division of roles between women and men as having the same and equal position. Islam teaches equality between humans, both men and women, the difference that elevates or degrades is only the level of piety and devotion to Allah SWT.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-05