PERAN PSIKOLOGI TASAWUF DALAM MENINGKATKAN KONTROL DIRI REMAJA DI ERA INDUSTRI 4.0
Kata Kunci:
Psikologi, Tasawuf, RemajaAbstrak
Artikel ini bertujuan membahas mengenai peran psikologi tasawuf dalam meningkatkan kontrol diri remaja di era Industri 4.0. Era ini ditandai dengan kemajuan teknologi yang pesat, yang seringkali membawa dampak negatif pada kesehatan mental dan perilaku remaja, seperti kecanduan gadget dan tekanan sosial. Tasawuf, sebagai disiplin spiritual dalam Islam, menawarkan solusi untuk mengatasi masalah ini melalui praktik-praktik spiritual seperti dzikir, meditasi, dan refleksi diri. Psikologi tasawuf mengintegrasikan ajaran tasawuf dengan ilmu psikologi modern, fokus pada pengembangan karakter, pengelolaan emosi, dan peningkatan kontrol diri. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka untuk mengumpulkan dan menganalisis literatur yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa tasawuf membantu remaja meningkatkan kesadaran diri, mengelola emosi negatif, dan mengarahkan energi ke arah yang positif. Dengan internalisasi nilai-nilai spiritual, remaja dapat mengembangkan kontrol diri yang lebih kuat, stabilitas emosional, dan kesejahteraan mental yang lebih baik.
This article aims to discuss the role of Sufism psychology in increasing teenagers' self-control in the Industry 4.0 era. This era is characterized by rapid technological advances, which often have negative impacts on teenagers' mental health and behavior, such as gadget addiction and social pressure. Sufism, as a spiritual discipline in Islam, offers solutions to overcome this problem through spiritual practices such as dhikr, meditation, and self-reflection. Sufism psychology integrates Sufism teachings with modern psychology, focusing on character development, managing emotions, and increasing self-control. This research uses a literature review method to collect and analyze relevant literature. The results show that Sufism helps teenagers increase self-awareness, manage negative emotions, and direct energy in a positive direction. By internalizing spiritual values, teenagers can develop stronger self-control, emotional stability, and better mental well-being.


