KEMATIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI USIA SEKOLAH

Penulis

  • Jamil Rijaldi Najman UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Vina Sulistiani UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Sulistiawati UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Kata Kunci:

kematian, DBD, faktor

Abstrak

Nyamuk aedes aegypty ini merupakan vector yang membawa penyakit Demam Berdarah Dengue DBD. Penyakit ini menimbulkan kematian yang cukup tinggi setiap tahunnya. Tujuannya penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa yang dapat mencegahan angka kematian DBD.   Di usia sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik study kepustakaan yang mengacu pada teori-teori yang berlaku serta dapat ditemukan dalam buku-buku teks ataupun hasil penelitian orang lain baik yang sudah publish maupun yang belum. Faktor yang digunakan untuk mencegah DBD ada 6, deteksi dini, edukasi ,pengendalian vector, akses layanan, nutrisi dan imunitas, dan pemberdayaan masyarakat. faktor tersebut dapat mencegah angka kematian DBD di Indonesia.

The Aedes aegypty mosquito is the vector that carries Dengue Hemorrhagic Fever. This disease causes quite high deaths every year. The aim of this research is to find out what factors can prevent dengue mortality. At school age. The method used in this research is a qualitative research method. The data collection technique used is a library study technique which refers to applicable theories and can be found in textbooks or the results of other people's research, both published and unpublished. There are 6 factors used to prevent dengue fever, early detection, vector control education, access to services, nutrition and immunity, and community empowerment. These factors can prevent dengue fever death rates in Indonesia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-08