PARADOKS SOSIAL DALAM FOTOGRAFI KONSEPTUAL SOCIAL PARADOXES IN FINE ART PHOTOGRAPHY
Kata Kunci:
Fotografi Konseptual, Paradoks, Semiotika, SimbolismeAbstrak
Karya tugas akhir ini berjudul “Paradoks Sosial dalam Fotografi Konseptual” dilatarbelakangi oleh fenomena sosial yakni ketidaksadaran individu maupun masyarakat terhadap paradoks dikehidupan sehari-hari. Pengkarya melihat bagaimana individu maupun masyarakat sering kali tidak menyadari kejadian paradoks yang terjadi secara tidak langsung, sehingga muncul perilaku tidak peka yang berdampak pada ketidakpedulian dan pengatahuan. Fenomena ini mendorong pengkarya untuk mengekspresikan kondisi emosional dan kebiasaan sosial yang dialami seseorang melalui media fotografi konseptual. Metode yang digunakan adalah fotografi konseptual dengan pendekatan simbolik dan analisis semiotika Charles Sanders Peirce, melalui gestur tubuh, objek simbolik dan komposisi ruang sebagai simbol tertentu, pengalaman dan perilaku tidak sadar individu maupun masyarakat. Proses visualisasi dilakukan melalui serangkaian foto yang masing-masing menyimpan makna tentang paradoks sosial. Karya fotografi ini berukuran 40 x 60 cm dicetak menggunakan Glossy Paper Laminating Doff dan disajikan dalam ruang pameran. Diharapkan karya ini menjadi media refleksi dan dialog kritis mengenai kejadian paradoks dikehidupan sehari-hari dalam sosial serta memperlihatkan bagaimana fotografi konseptual mampu menafsirkan paradoks sebagai fenomena sosial. Fotografi dalam konteks ini berfungsi tidak hanya sebagai ekspresi kreatif, tetapi juga sebagai sarana komunikasi sosial.
This final project, entitled "Social Paradoxes in Conceptual Photography," is motivated by a social phenomenon: the unconsciousness of individuals and society toward paradoxes in everyday life. The artist observes how individuals and society are often unaware of paradoxical events that occur indirectly, resulting in insensitive behavior that results in a lack of concern and knowledge. This phenomenon prompted the artist to express the emotional state and social habits experienced by individuals through conceptual photography. The method used is conceptual photography with a symbolic approach and semiotic analysis by Charles Sanders Peirce, through body gestures, symbolic objects, and spatial composition as specific symbols, experiences, and unconscious behaviors of individuals and society. The visualization process is carried out through a series of photographs, each of which holds a meaning about social paradox. This work photographs measuring 40 x 60 cm, printed using Glossy Paper Laminating Doff and presented in an exhibition space. It is hoped that this work will serve as a medium for reflection and critical dialogue regarding paradoxical events in everyday social life and demonstrate how conceptual photography can interpret paradox as a social phenomenon. Photography in this context functions not only as a creative expression but also as a means of social communication


