HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEMAMPUAN KOPING ORANG TUA PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB NEGERI JEMBER
Kata Kunci:
Pengetahuan, Kemampuan Koping, Orang Tua, Anak Berkebutuhan KhususAbstrak
Pendahuluan: Anak berkebutuhan khusus memerlukan perhatian dan pendampingan khusus dari orang tua. Kondisi tersebut dapat menimbulkan tekanan psikologis sehingga orang tua membutuhkan kemampuan koping yang baik dalam menghadapi berbagai tuntutan pengasuhan. Salah satu faktor yang memengaruhi kemampuan koping adalah tingkat pengetahuan orang tua mengenai kondisi dan kebutuhan anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kemampuan koping orang tua pada anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 110 orang tua yang memenuhi kriteria, dengan sampel 86 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan kemampuan koping. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 62 responden (72,1%) dan kemampuan koping adaptif sebanyak 47 responden (54,7%). Hasil uji Spearman Rank diperoleh nilai p value = 0,000 (<0,05) dengan nilai koefisien korelasi r = 0,435, yang menunjukkan terdapat hubungan positif dengan kekuatan hubungan sedang antara pengetahuan dan kemampuan koping orang tua. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kemampuan koping orang tua pada anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Jember. Semakin baik tingkat pengetahuan orang tua, maka semakin adaptif kemampuan koping yang dimiliki. Diskusi: Peningkatan pengetahuan melalui edukasi kesehatan, penyuluhan, dan pendampingan kepada orang tua diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan koping dalam menghadapi tekanan selama proses pengasuhan anak berkebutuhan khusus.
Background: Children with special needs require special attention and assistance from their parents. This condition may cause psychological pressure, therefore parents need adequate coping abilities to deal with various parenting challenges. One factor that influences coping ability is the level of parental knowledge regarding the condition and needs of children with special needs. This study aimed to determine the relationship between parents’ knowledge and coping ability among parents of children with special needs at SLB Negeri Jember. Methods: This study used a quantitative correlational design with a cross-sectional approach. The population consisted of 110 parents who met the inclusion criteria, and 86 respondents were selected using a simple random sampling technique. Data were collected using questionnaires on parental knowledge and coping ability. Data were analyzed using the Spearman Rank test. Results: The results showed that most respondents had a moderate level of knowledge (62 respondents; 72.1%) and adaptive coping ability (47 respondents; 54.7%). The Spearman Rank test showed a p-value of 0.000 (<0.05) and a correlation coefficient of r = 0.435, indicating a significant positive relationship with moderate strength between parental knowledge and coping ability. Conclusion: There is a significant relationship between parents’ knowledge and coping ability among parents of children with special needs at SLB Negeri Jember. The higher the level of parental knowledge, the more adaptive the coping ability. Discussion: Improving parental knowledge through health education, counseling, and continuous assistance is expected to enhance coping ability in dealing with the challenges of raising children with special needs.


